3 Mitos dan Fakta Puasa pada Lansia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

10

Di bulan suci Ramadhan ini, umat muslim sedunia berlomba-lomba mendapatkan pahala dengan menjalankan ibadah puasa. Tidak terkecuali bagi para lansia, mereka juga memiliki semangat untuk menjalankan ibadah puasa. namun terkadang semangat yang mereka miliki terhadang oleh mitos-mitos tentang puasa pada lansia. Berikut ini adalah mitos dan fakta tentang puasa Ramadhan pada lansia.

 

  • Mitos : Lansia tidak boleh puasa

 

Fakta : Selama seorang lansia masih dalam kondisi sehat, ia diperbolehkan berpuasa. Kalaupun ia sedang sakit, puasa Ramadhan bagi lansia masih diperbolehkan, asalkan penyakitnya masih bisa terkendali.

 

  • Mitos : Lansia harus banyak makan saat buka puasa

 

Fakta : Saat buka puasa sebaiknya lansia tetap menjaga asupan makanannya, jangan menambahkan porsi makannya. Berbukalah dengan makanan secukupnya dan jangan berlebihan. Menu untuk berbuka puasanya pun perlu diperhatikan,

 

  • Mitos : Lansia tidak boleh banyak bergerak agar tidak lemas

 

Fakta : Lansia harus tetap berolahraga dan aktif secara fisik demi menjaga kebugaran tubuh selama puasa. Berolahraga juga harus tetap dilakukan untuk menjaga kelancaran peredaran darah. Namun karena kemampuan fisiknya sudah tidak ‘muda’ lagi, maka olahraga yang dijalankan haruslah sesuai kemampuan fisiknya. Perhatikan juga waktu berolahraganya, usahakan untuk meminimalkan penggunaan tenaga fisik di siang hari.

Sebelum menjalani ibadah puasa Ramadhan, ada baiknya orang yang sudah lanjut usia memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter. Konsultasikan juga dengan dokter mengenai niat puasa ini, dari mulai sebelum menjalani puasa sampai segala aktivitas yang dilakukan selama puasa seperti durasi puasa untuk lansia, menu sahur dan buka puasa untuk lansia, waktu berolahraga atau beraktivitas saat berpuasa, dan waktu istirahat yang dianjurkan. Pastikan juga tidak ada penyakit berat yang bisa menghambat puasa bagi lansia.

Kunjungi MyNurz.com atau hubungi 021-2205-7505 / 0811-8199-119 untuk menemukan perawat, fisioterapis, terapis okupasi, dan terapis wicara sesuai kebutuhan Anda.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...