5 Mitos Tentang Penyakit Alzheimer

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail


penyakit alzheimer pada lansiaPenyakit Alzheimer
(alzheimer disease) adalah salah satu penyakit dalam yang identik atau sering dihubungkan dengan penyakit orang tua/lansia. Beberapa informasi mengenai penyakit alzheimer telah banyak berkembang ditengah masyarakat, ada yang merupakan fakta, namun tidak sedikit juga yang merupakan mitos. Berikut ini adalah beberapa mitos tentang alzheimer:

Mitos 1: Penyakit Alzheimer pada lansia

Pada kebanyakan kasus, Alzheimer menyerang kesehatan lansia pada usia 65 tahun ke atas. Tapi sekitar 5 persen dari total populasi menujukkan bahwa Alzheimer dapat terjadai pada pasien berusia 30-40 tahun. Penyakit alzheimer pada usia muda terjadi karena faktor keturunan (genetik).

Mitos 2: Alzheimer Merupakan Proses Normal Ketika Anda Tua

Sering lupa mungkin berupa proses penuaan alami tetapi jika kehilangan ingatan dan berdampak serius pada aktivitas sehari-hari, maka hal ini sangat tidak normal. Misalnya Anda lupa arah tujuan ke tempat yang sudah biasa Anda kunjungi.

Mitos 3: Alzheimer Tidak Menyebabkan Kematian

Sebuah studi di Amerika Serikat menyatakan bahwa Alzheimer merupakan penyebab kematian keenam yang dapat terjadi sekitar 8-10 tahun setelah dilakukan diagnosa.

Penderita Alzheimer akan lupa untuk makan, atau mengalami kesulitan menelan, sehingga menyebabkan banyak kekurangan nutrisi. Mereka juga dapat mengalami kesulitan bernapas sehingga menyebabkan radang paru kronis yang dapat menyebabkan kematian.

Mitos 4: Tersedia Obat Alzheimer yang Dapat Mencegah Memburuknya Kondisi

Perawatan yang diberikan pada pasien Alzheimer hanya untuk mengurangi gejala. Tidak ada satu obat  atau peralatan kesehatan yang dapat menghentikan atau memperlambat proses dari penyakit ini.

Mitos 5: Penyebab Alzheimer adalah karena Aluminium, Imunisasi Flu, Tambal Gigi dan Aspartame

Tidak ada satu studi pun yang mendukung pernyataan mitos tersbut. Sampai saat ini pada ahli pun belum mengetahui secara pasti penyebab Alzheimer, mungkin saja faktor genetik atau gaya hidup. Para peneliti masih meneliti lebih lanjut tentang faktor hubungan gaya hidup dan Alzheimer.

Melakukan gaya hidup sehat seperti mengkonsumsi makanan sehat, olahraga teratur, terlibat dalam aktivitas sosial dan melakukan kegiatan yang merangsang pikiran dapat mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer.

Kunjungi MyNurz.Com untuk menemukan Perawat lansia (Perawat Orang Tua, Perawat Homecare, Perawat Orang Sakit), Fisioterapis, Terapis Wicara & Terapis Okupasi yang sesuai kebutuhan Anda.

Atau Hubungi:
Tlp: (021) 3005-3676
SMS/Whatsapp: 0851-0835-5373
Email: Support@MyNurz.com

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...