5 Tips Jitu Atasi Depresi Pasca Stroke

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

5 Tips Jitu Atasi Depresi Pasca Stroke

Pada pasien stroke  ditemukan  sebanyak 30-40% yang mengalami depresi. Bila tidak segera ditangani akan memperparah kondisi pasien stroke. Bagaimana cara mengatasinya?

Adanya gangguan depresi dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Selain itu juga dapat memperlambat penyembuhan atau memperburuk penyakit fisik bagi penderita stroke.

Stroke dapat menyebabkan kerusakan otak akibat berkurangnya suplai darah ke bagian otak. Kerusakan pada beberapa bagian otak yang mengakibatkan menurunkan kondisi fisik seseorang.

Untuk melihat kondisi depresi seseorang dokter menggunakan  Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM)-IV . Pada pasien stoke  ditemukan  sebanyak 30-49% yang mengalami depresi.

Bagi penderita stroke sering ditemukan sepertiganya pernah mengalami gejala depresi. Depresi pasca stroke merupakan  komplikasi kejiwaan yang paling sering ditemui pada pasien-pasien stroke. Untuk melihat kondisi depresi seseorang dokter menggunakan  Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM)-IV . Pada pasien stoke  ditemukan  sebanyak 30-49% yang mengalami depresi.

Namun banyak kasus-kasus depresi setelah serangan stroke tidak didiagnosis dokter. Tidak sedikit dokter mengabaikan memeriksa tanda-tanda depresi yang dialami pasien stroke. Kerap terjadi  pasien yang telah mengalami stroke dengan baik dapat menyembunyikan gejala atau malah mereka sendiri pun tidak menyadari keadaan mereka.

Depresi Efek Stroke & Kualitas Hidup Seseorang

5 Tips Jitu Atasi Depresi Pasca Stroke

Depresi dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang.  Serangan stroke dapat membuat penderitanya  mengalami banyak kemunduran fisik dan sulit untuk pulih dari serangan stroke. Hal ini dapat membuat lebih sulit untuk pulih dari kondisi serangan stroke.

Angka kematian 10 kali lebih tinggi pada orang yang mengalami depresi setelah stroke dibanding yang tidak. Depresi pasca stroke dapat diatasi dengan pengobatan di bawah pengawasan dokter.

Namun begitu dukungan keluarga, perawat, dan terapis amat dibutuhkan sebagai salah satu pendukung utama.

Faktor Risiko Depresi Pasca Stroke

Ada beberapa hal yang menjadi pemicu depresi pasca stroke seperti :

  • Memiliki penyakit mental sebelumnya
  • Bila penderita stroke adalah perempuan
  • Mempunyai kondisi sebelumnya yang dipengaruhi tentang bagaimana kondisi otak Anda, misalnya saja cedera otak traumatis.
  • Memiliki kesulitan fungsional sebelumnya, seperti mereka itu mungkin disebabkan oleh penyakit Parkinson atau gangguan neuromuskular lainnya.
  • Bila penderita stroke itu hidup sendiri.

Stroke dapat menyebabkan tingginya risiko terjadinya disabilitas dan masalah neurologis. Misalnya, jika Anda mengalami aphasia (kesulitan bicara dan memahami kata-kata) setelah serangan stroke, akan membuat Anda menjadi tertekan sekali.

Setiap kasus pasca stroke depresi dapat memiliki gejala yang berbeda dan durasi. Kebanyakan gejala muncul antara tiga sampai enam bulan setelah stroke. Namun, bisa juga terjadi setelah beberapa  usai serangan stroke.

Terdapat beberapa kondisi yang dapat menimbulkan risiko terjadinya depresi pasca stroke. Di antaranya kesepian, kurangnya interaksi sosial, genetika, keterbatasan dalam kemampuan fisik dan mental setelah terjadinya serangan stroke.

Tanda-tanda Depresi Pasien Stroke

5 Tips Jitu Atasi Depresi Pasca Stroke

Jika Anda adalah pasien stroke,  anggota keluarga,  perawat, home care,  dan terapis dari seseorang yang baru saja menderita stroke, hati-hati untuk ini sembilan gejala:

  • Perasaan terus-menerus sedih dan kecemasan
  • Kehilangan minat dalam kegiatan normal menyenangkan
  • Perasaan tidak berharga dan putus asa
  • Kelelahan
  • Kesulitan fokus dan mudah tersinggung
  • Pola tidur terganggu, seperti tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit
  • Kehilangan nafsu makan atau makan berlebihan
  • Mengurangi minat menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga
  • Pikiran untuk bunuh diri

Orang-orang yang telah mengalami stroke akan mengalami perubahan mood seperti : kecemasan, lekas marah, agitasi, gangguan tidur, perubahan perilaku, apatis, kelelahan, dan halusinasi.

Sangat penting bagi home care, perawat, dan terapis  menyadari keadaan emosional seseorang yang mengalami stroke. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan diagnosa yang tepat.

Pengobatan untuk depresi biasanya merupakan terapi dan obat-obatan. Ada juga terapi perilaku kognitif adalah terapi yang umum kombinasi digunakan untuk mengobati depresi.

Selain itu yang juga menjadi bagian penting adalah memahami bagaimana obat ini dapat berinteraksi dengan orang lain.  Pastikan Anda bicara dengan dokter untuk pengobatan pada pasien pasca stroke.

Gaya Hidup Atasi Depresi Pasca Stroke

5 Tips Jitu Atasi Depresi Pasca Stroke

Selain pengobatan dokter untuk depresi, ada beberapa 5 hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi depresi. Salah satunya dengan mengubah gaya hidup Anda seperti :

1.Menghadiri kelompok pendukung. Melalui kelompok dukungan, Anda dapat bertemu orang lain yang akan melalui situasi yang sama. Hal ini dapat membantu Anda merasa ringan berbagi pengalaman dengan banyak orang lain.

2.Makan makanan yang sehat. Makananan yang terdiri makanan sehat seperti  buah-buahan, sayuran, dan daging tanpa lemak akan membantu Anda tetap sehat dan pulih.

3.Tetap bersosialisasi. Anda sebaiknya tetap bergaul dan bertemu dengan keluarga atau sahabat. Dengan demikian Anda tidak merasa sendiri dan dapat tetap gembira sehingga menghilangkan depresi.

4.Tetap mandiri sebisa mungkin. Jika Anda pulih dari stroke, Anda tetap memerlukan bantuan dari keluarga atau perawat.  Mungkin hal ini sangat sulit Anda terima karena akan kehilangan ‘kemerdekaan’  pribadi. Ada baiknya Anda berdiskusi dengan perawat untuk melihat kemungkinan  ada beberapa kegiatan yang dapat Anda lakukan sendiri.

5.Latihan setiap hari . Aktivitas fisik sehari-hari  dapat banyak membantu Anda mempercepat pemulihan dan depresi Anda. Bila Anda dapat berjalan lakukan dengan jarak pendek setiap hari untuk membuat fisik dan otot Anda kuat.  Selain itu Anda juga dapat melakukan latihan low impact lainnya.

Bagian paling sulit bagi seseorang yang mengalami stroke adalah menjadi tergantung dengan perawat atau terapis. Ketergantungan ini bisa dalam hal ringan hingga berat untuk sementara waktu.

Karena itu sebaiknya perlunya pengawasan dan kewaspadaan dokter, perawat, terapis, dan anggota keluarga mengenali tanda-tanda awal depresi. Bila diketahui depresi lebih awal akan kian mudah untuk mengatasi depresi. Sebaliknya bila depresi hadir dan tidak ditangani maka akan meningkatkan kondisi depresi. Karena itu, konsultasikan ke dokter bila Anda mengalami atau menemukan tanda-tanda depresi untuk segera ditangani.

Jika Anda membutuhkan layanan perawatan stroke, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...