Anak Lambat Bicara, Perlukah Terapi Wicara?

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

Anak Lambat Bicara, Perlukah Terapi Wicara?

Berbicara merupakan hal yang paling mendasar dalam hidup ini terlebih untuk berkomunikasi dengan orang lain, alangkah membingungkannya bila orang yang kita ajak berkomunikasi tidak dapat merespon setiap kalimat yang diungkapkan dan tidak memahami setiap kata yang terucap.

Keterlambatan bicara adalah salah satu hambatan tumbuh kembang yang biasanya terjadi pada fase anak-anak, pada usia 0-2 tahun inilah perkembangan kognitif anak berkembang dengan pesat sehingga pemberian stimulasi dalam semua bentuk seperti gerak, bahasa, dan suara akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak pada fase berikutnya. Lalu pada usia berapakah seorang anak dapat mulai berbicara?

Pada usia 15 bulan biasanya anak sudah dapat mengucapkan 1-3 kata seperti mama, papa, dan kakak. Sedangkan usia 18 bulan anak mampu mengucapkan 6-10 kata, usia 24 bulan anak mampu merangkai 2 kata menjadi kalimat. Kosa kata anak akan semakin bertambah sejalan dengan bertambahnya usia mereka, namun bila anak pada batasan waktu tertentu belum mampu mengucapkan kata, sebagai orang tua sudah mulai waspada bisa jadi anak Anda mengalami keterlambatan bicara.

Baca juga : Kenali 10 Tanda Anak Anda Butuh Terapi Wicara

Anak Lambat Bicara, Perlukah Terapi Wicara?

Terapi Wicara Bantu Lancarkan Bicara

Bagi anak yang mampu berbicara dengan normal, menuturkan kata-kata mungkin bukan masalah. Tapi, lain lagi bagi anak yang mengalami gangguan kemampuan bicara. Pasalnya, berbicara melibatkan waktu, saraf, dan kontrol otot yang saling bekerja sama dan menjalin hubungan kompleks satu dengan yang lainnya.

Organ tubuh yang melakukan kerja utama dalam segala proses ini adalah laring (saluran pernafasan) yang terdiri dari pita suara, gigi, bibir, lidah, mulut, hingga sistem pernafasan. Kemampuan untuk memahami bahasa dan pembicaraan juga bergantung pada otak sehingga jika terjadi cedera otak, kebanyakan kemampuan berbicara pun menjadi terganggu.

Perbedaan struktur bibir, gigi, dan rahang juga dapat mengakibatkan gangguan bicara. Nah, untuk mengatasi berbagai masalah gangguan bicara, Anda bisa berkonsultasi ke dokter supaya bisa ditangani dengan terapi wicara (speech therapy).

Perencanaan terapi wicara biasanya akan melibatkan teknik pernafasan, relaksasi, dan strategi yang sengaja dirancang untuk membantu anak merilekskan ototnya ketika berbicara. Terapi wicara ini kemudian akan diadaptasi ke dalam latihan sehari-hari demi mempercepat proses perbaikan cara bicara.

Baca juga : 8 Tips Mudah Pulihkan Bicara Pasien Stroke

Anak Lambat Bicara, Perlukah Terapi Wicara?

Tindakan Orang Tua

Tindakan utama yang dapat dilakukan oleh orang tua awam akan penyebab terjadinya keterlambatan bicara pada anak adalah mendatangi dokter dan menjalankan terapi wicara untuk mengoptimalkan kemampuan anak dalam penguasaan kata dan menambah perbendaharaan kata. Selain itu bila anak mengalami gangguan pendengaran, penggunaan alat bantu dengar sejak dini akan sangat membantu terapis dalam memberikan terapi wicara kepada anak.

Carilah terapi wicara yang bisa dilakukan di rumah agar anak merasa lebih nyaman dan bisa menyesuaikan kebutuhan Anda, segera konsultasikan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...