Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah Leukimia, Ini Anjuran Perawat & Terapi yang Bisa Dijalani

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah Leukimia, Ini Anjuran Perawat & Terapi yang Bisa Dijalani

Mantan Ibu Negara Indonesia, Ani Yudhoyono mengidap kanker darah leukimia dan harus menjalani pengobatan intensif di National University Hospital Singapura. Gejala kanker darah leukimia pada dasarnya sulit untuk dikenali karena tidak memiliki ciri-ciri yang khas. Meski begitu, penting untuk mewaspadai setiap perubahan tubuh yang Anda alami untuk membantu mendeteksi penyakit ini.

Gejala Kanker Darah Leukimia

Darah sulit membeku

Kanker darah terjadi karena sel-sel kanker menyerang trombosit darah yang penting untuk proses pembekuan darah. Hal ini yang membuat pengidap kanker darah sering mengalami perdarahan.

Sering berdarah dan memar

Gejala kanker darah lainnya yang juga umum adalah sering mengalami pendarahan dan memar di bagian tubuh akibat kekurangan trombosit. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku.

Rentan terkena infeksi

Kanker darah terjadi karena sel darah putih berkembang abnormal. Akibatnya berbagai macam kuman yang menyerang tubuh jadi tidak bisa dilawan oleh sel darah putih. Hal ini membuat tubuh jadi rentan terkena infeksi dan sering mengalami demam.

Nyeri sendi dan tulang

Pasien kanker darah leukimia biasanya sering merasakan nyeri pada persendian atau di bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang luar biasa ini bisa membuat penderita mengalami demam tinggi. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang belakang, pasien juga sering merasakan nyeri di bagian perut akibat organ hati atau limpa mengalami pembengkakan.

Baca juga : Perawat Home Care Bisa Bantu Tes Darah Untuk Mendeteksi Kanker

Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah Leukimia, Ini Anjuran Perawat & Terapi yang Bisa Dijalani

Mengenal Tahapan Stadium Kanker Darah Leukimia

Menurut Cancer Research United Kingdom, stadium leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL) memilki 3 tahapan. Tahapan stadium leukemia ini ditentukan menggunakan metode Binet lewat analisis hasil tes laboratorium. Berikut gambaran besar dari tahapan stadium kanker leukimia, mulai dari yang paling ringan sampai akhir

Stadium A

Pada stadium ini terjadi pembesaran kelenjar getah bening (limfadenopati) di kurang dari tiga kelompok/lokasi dan jumlah sel darah putih yang tinggi.

Stadium B

Pembesaran kelenjar getah bening pada lebih dari tiga kelompok/lokasi dan jumlah sel darah putih tinggi.

Stadium C

Terjadi pembesaran pada sekelompok kelenjar getah bening atau limpa di suatu bagian tubuh, jumlah sel darah putih tinggi, dan jumlah sel darah merah atau trombosit yang rendah.

Pada setiap tahap, sekelompok kelenjar getah bening diartikan sebagai kelenjar getah bening di satu area tubuh, misalnya di leher, ketiak atau pangkal paha. Setiap daerah dihitung sebagai satu kelompok bahkan jika kelenjar getah bening di kedua sisi tubuh membengkak. Pada setiap tahap, leukemia memiliki gejalanya sendiri.

Tahap A

Satu-satunya gejala yang mungkin Anda miliki adalah pembesaran kelenjar getah bening dan biasanya belum dirasakan oleh Anda.

Tahap B

Anda mungkin akan mudah merasa lelah dan belum memiliki gejala.

Tahap C

Anda akan mengalami anemia dan cepat merasa lelah. Pada tahap ini Anda akan memiliki tanda-tanda pembekuan darah abnormal, seperti mimisan atau memar. Anda juga mungkin mengalami infeksi berulang dan terjadi penurunan berat badan serta mudah berkeringat di malam hari.

Baca juga : Perawat Lansia, Jasa Untuk Merawat Khusus Orang Tua Anda

Pilihan Perawat & Terapi Untuk Kanker Darah Leukimia

Sebelum menjalani pengobatan leukimia, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan terlebih dahulu. Mulai dari tes kesehatan secara umum, tipe leukimia, dan seberapa besar dampak leukimia pada tubuh Anda. Setelah itu, dokter baru bisa menentukan pengobatan kanker darah leukimia yang tepat untuk Anda, di antaranya:

Kemoterapi

Kebanyakan kasus leukimia ditangani dengan kemoterapi untuk membunuh sel leukimia yang menggerogoti tubuh pasien. Tergantung tipe leukimianya, Anda mungkin akan diberikan obat dosis tunggal atau beberapa jenis obat sekaligus. Bentuknya pun bisa berupa obat kemoterapi minum atau disuntikkan lewat infus.

Terapi biologis

Terapi biologis berfungsi untuk membantu “memancing” sistem imun tubuh Anda untuk melawan sel leukimia. Anda akan diberikan obat-obatan tertentu yang fungsinya untuk menguatkan sistem imun Anda. Begitu sistem imun “baru” Anda terbentuk dan lebih kuat, maka Anda akan lebih mampu memerangi sel kanker yang menggerogoti tubuh Anda.

Terapi target

Terapi ini lebih spesifik tertuju pada bagian tubuh yang banyak terdapat sel kanker. Salah satunya, obat imatinib (Gleevec) dapat menghentikan aktivitas protein pada sel leukimia sehingga penyebarannya dapat dicegah.

Terapi radiasi

Terapi radiasi umumnya menggunakan sinar-X atau sinar berenergi tinggi untuk merusak sel-sel leukimia dan menghentikan pertumbuhannya.

Transplantasi sel induk

Transplantasi sel induk adalah prosedur untuk mengganti sumsum tulang yang terinfeksi sel leukimia dengan sumsum tulang yang sehat. Jenis pengobatan ini biasanya dilakukan untuk pasien leukimia yang usianya di bawah 55 tahun.

Jika Anda membutuhkan perawat home care & terapi untuk perawatan kanker darah leukimia, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...