Ketahui Multiple System Atrophy yang Menyebabkan Kelumpuhan Pada Lansia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Ketahui Multiple System Atrophy yang Menyebabkan Kelumpuhan Pada Lansia

Multiple system atrophy (MSA) adalah gangguan sistem saraf pada lansia yang ditandai hilangnya fungsi sistem saraf dalam mengatur tubuh secara perlahan. Permulaan MSA terjadi ketika sel saraf otak dan tulang belakang mengalami kematian. Kondisi ini akan bertambah parah, tergantung pada jumlah sel saraf yang mati. MSA menyebabkan lansia kesulitan untuk bergerak bebas. Tidak hanya itu, MSA juga ditandai dengan kombinasi beberapa gangguan saraf otonom yang berperan dalam fungsi tubuh tidak sadar atau yang tidak diperintah oleh otak. Contohnya proses pencernaan, pernapasan, dan pengaturan pembuluh darah.

MSA tergolong penyakit saraf yang langka dan mungkin terjadi pada orang lanjut usia (lansia), khususnya yang sudah berusia 50 tahun ke atas. Gejala MSA bisa muncul dan berkembang dalam waktu yang sangat cepat, yaitu dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun. MSA dapat menyebabkan disabilitas karena hilangnya fungsi saraf otonom dan saraf pada anggota gerak sehingga pasien menjadi lumpuh, hanya dapat berbaring di tempat tidur.

Baca juga : Pentingnya Jasa Perawat Lansia untuk Pasien Alzheimer

Gejala Multiple System Atrophy Pada Lansia

Kondisi MSA sangat sulit dikenali sejak munculnya gejala awal. MSA juga sulit dibedakan dengan penyakit Parkinson karena gejala yang sangat mirip. Gejala awal yang dapat terjadi pada penderita MSA diantaranya :

  1. Badan terasa kaku dan kesulitan bergerak.
  2. Gangguan koordinasi seperti kesulitan menggenggam dan berjalan.
  3. Kesulitan berbicara.
  4. Mengalami hipotensi (tekanan darah rendah) sehingga merasa pusing.
  5. Tekanan darah turun ketika berganti posisi dari duduk ke berdiri atau dari berdiri ke duduk.
  6. Gangguan dalam mengendalikan otot kandung kemih.

Tipe Multiple System Atrophy Pada Lansia

MSA memiliki pola spesifik yang dibedakan menjadi dua tipe, yaitu parkinsonian MSA dan cerebellar MSA. Berikut perbedaannya :

  1. Parkinsonian multiple system atrophy (MSA-P) merupakan tipe MSA yang paling umum dan memiliki gejala yang mirip dengan penyakit Parkinson. MSA-P sering ditandai dengan gejala berikut ini :
  • Otot kaku
  • Kesulitan melipat tangan dan kaki
  • Pergerakan tubuh lambat
  • Tremor (meskipun jarang)
  • Gangguan postur tubuh, misalnya kesulitan berdiri tegak
  • Gangguan keseimbangan, misalnya sering jatuh
  1. Cerebellar multiple system atrophy (MSA-C) adalah gangguan MSA yang terjadi akibat kematian sel saraf otak sebagian yang menyerang sel saraf otonom sehingga memicu gejala-gejala berikut ini :
  • Gangguan keseimbangan
  • Kesulitan menelan
  • Gangguan berbicara
  • Pergerakan mata abnormal

Baca juga : Ini Pentingnya Merawat Orang Tua Menggunakan Jasa Perawat Lansia

Penyebab Multiple System Atrophy

Tidak diketahui penyebab dari munculnya MSA secara pasti karena kasusnya yang langka dan terjadi secara acak tanpa pola tertentu. Kerusakan pada MSA terjadi akibat penumpukan protein alpha-synuclein pada glia, yaitu sel yang menyangga saraf otak. Penumpukan tersebut juga mengganggu proses pembentukan selubung saraf otak akibatnya, sistem kerja otak pun terganggu.

Ketahui Multiple System Atrophy yang Menyebabkan Kelumpuhan Pada Lansia

Perawatan Home Care Pasien Multiple System Atrophy

Hingga saat ini tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan atau menghambat perkembangan kerusakan sel saraf akibat MSA. Karena itu, perawatan yang diberikan hanya fokus untuk meningkatkan kualitas hidup serta kenyamanan pasien contohnya dengan perawatan home care. Perawatan ini bisa dipanggil sesuai dengan kebutuhan waktu dan tempat.

Pasien MSA memerlukan berbagai alat bantu yang spesifik sesuai dengan gejalanya. Kesulitan berbicara dapat diatasi dengan melakukan terapi wicara. Sedangkan gangguan makan bisa diatasi dengan selang NGT untuk mengalirkan bahan makanan.

Jika Anda membutuhkan perawatan home care untuk penyakit multiple system atrophy, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...