Manfaat Olahraga dan Durasi yang Baik untuk Lansia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

Manfaat Olahraga dan Durasi yang Baik untuk Lansia

Tak bisa dipungkiri jika lansia memiliki aktivitas yang terbatas. Pasalnya, beberapa kemampuan tubuh juga mengalami penurunan. Jangankan berolahraga, berjalan dari kamar menuju teras rumah saja sering kali terasa berat.

Meski olahraga bukan hal yang mudah dilakukan bagi orang lansia, kegiatan ini sebenarnya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan mereka. Berikut manfaat dari melakukan aktivitas fisik atau berolahraga bagi lansia.

Baca juga : Fisioterapi Bisa Bantu Lansia Berjalan Kembali Pasca Stroke

Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Keterlibatan sosial

Berolahraga bersama teman-teman seusia tentu bisa membuat diri semakin bersemangat untuk melakukan olahraga. Sebaiknya lansia bergabung dalam suatu komunitas olahraga, seperti kelompok kebugaran atau komunitas jalan sehat. Dengan begitu, selain bisa berolahrga dan membuat tubuh sehat, orang lanjut usia juga dapat bersosialisasi.

Mengurangi risiko penyakit

Penelitian telah menunjukkan bahwa menjaga aktivitas fisik secara teratur dapat mencegah terjadinya sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung dan diabetes. Latihan fisik ringan seperti berjalan kaki sangat baik untuk orang lansia.

Meningkatkan kesehatan mental

Tak hanya baik bagi kesehatan fisik, olahraga juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan mental mereka. Saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin, yang juga dikenal sebagai hormon bahagia. Hormon endorfin ini sangat baik untuk menghilangkan stres dan membuat seseorang merasa lebih bahagia. Selain itu, olahraga dapat meningkatkan kualitas tidur, yang tentunya sangat dibutuhkan oleh orang lansia.

Durasi Olahraga untuk Lansia

Penuaan memengaruhi fungsi jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Jantung tak lagi berfungsi sebaik dulu untuk memompa darah sementara kapasitas paru untuk menghirup oksigen juga akan berkurang. Hal ini membuat lansia mudah kelelahan bahkan saat melakukan rutinitas harian biasa. Apalagi saat berolahraga.

Secara umum, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan waktu olahraga untuk lansia sebagai berikut :

  • Olahraga intensitas sedang minimal 150 menit dalam seminggu, atau intensitas berat 75 menit dalam seminggu.
  • Olahraga keseimbangan paling sedikit 3 kali seminggu.
  • Olahraga kekuatan/ketahanan otot minimal 2 kali seminggu.

Aktivitas fisik intensitas sedang artinya cukup intens untuk membuat jantung Anda berdebar lebih cepat dan berkeringat lebih banyak dibanding ketika melakukan aktivitas biasa.

Sementara aktivitas berat ditandai dengan napas yang lebih ngos-ngosan sehingga umumnya Anda tidak bisa mengutarakan satu kalimat utuh, hanya potongan kata-kata singkat saja.

Jenis Olahraga yang Baik untuk Lansia

Jenis olahraga untuk lansia idealnya terdiri dari olahraga kardio, olahraga untuk melatih keseimbangan tubuh, dan latihan ketahanan otot.

Contoh olahraga kardio yang umum :

  • Jalan kaki
  • Jogging
  • Senam aerobik
  • Bersepeda
  • Berenang
  • Menari
  • Main tenis

Sementara itu, latihan fisik untuk mengasah kelenturan dan keseimbangan tubuh yang baik adalah yoga, pilates, latihan jalan mundur, berjalan menyamping, berjalan dengan tumit, berjalan sambil jinjit, serta latihan bangkit berdiri dari duduk.

Baca juga : Tips Aman Lansia Bersepeda

Tips Mengatur Waktu Olahraga untuk Lansia

Durasi olahraga untuk lansia dalam seminggu tidak harus Anda lakukan sekaligus dalam satu hari yang sama.

Baiknya, bagi-bagi waktu olahraga dengan teratur setiap harinya. Idealnya, Anda bisa membaginya menjadi 5 hari dalam seminggu. Untuk aktivitas fisik yang berat, lakukanlah minimal 3 hari dalam seminggu. Setiap beraktivitas fisik, pastikan durasinya berlangsung selama paling sebentar 10 menit sampai maksimal 30 menit.

Jika sudah terbiasa dengan patokan minimal tersebut, Anda boleh tingkatkan intensitas dan durasinya menjadi aktivitas fisik sedang selama 300 menit atau beraktivitas fisik berat selama 150 menit dalam seminggu.

Anda juga bisa menggabungkan aktivitas fisik intensitas sedang dan berat dalam seminggu. Misalnya, dua hari olahraga intensitas sedang seperti jalan kaki 30 menit dan ditambah satu hari selama 30 menit jalan cepat. Aktivitas ini setara dengan 150 menit melakukan aktivitas fisik sedang dalam seminggu.

Anda harus tetap bisa mengukur kemampuan tubuh Anda saat berolahraga. Jika masih ragu, konsultasi dengan dokter Anda untuk mengetahui batasan-batasan yang aman bagi diri sendiri. Panggil Fisioterapi untuk bantu olahraga yang aman bagi lansia melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...