Mengapa Lansia Harus Dirawat Oleh Perawat Lansia?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

mengapa lansia harus dirawat oleh lansiaOrang tua yang sudah memasuki masa lanjut usia atau di sebut Lansia pasti akan mengalami proses penuaan alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial yang saling berkaitan satu sama lain. Keadaan itu cenderung berpotensi menimbulkan masalah kesehatan secara umum maupun kesehatan jiwa secara khusus sehingga dapat menyebabkan suatu keadaan ketergantungan kepada orang lain. Berikut adalah berbagai masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia:

  1. Penurunan fungsi tubuh yang menyebabkan timbulnya berbagai masalah medis umum terkait dengan penyakit degeneratif seperti hipertensi, kencing manis, rematik, dll.
  2. Penurunan daya ingat yang berujung pada penyakit demensia.
  3. Kecenderungan mengalami depresi yang meningkat sejalan bertambahnya usia. Sekitar 1-5% populasi lansia mengalami gangguan depresi. Angka ini bertambah besar sampai 13.5% pada lansia yang mengalami gangguan medis dan harus mendapatkan perawatan di rawat inap. Sehingga jika tidak diatasi secara tepat, lansia bahkan dapat mengalami depresi yang memperparah gangguan kognitif yang dideritanya

Perawat Lansia MyNurz

Untuk itulah perawat yang merawat lansia harus memahami konsep dasar dalam penanganan perawatan lansia, yaitu:

  1. Memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan kebersihan untuk mempertahankan kesehatannya. Kebersihan perorangan   sangat   penting   dalam   usaha   mencegah   timbulnya penyakit/peradangan mengingat sumber infeksi dapat timbul bila kebersihan kurang mendapat perhatian. Disamping itu kemunduran kondisi fisik akibat proses penuaan dapat mempengaruhi ketahanan tubuh terhadap gangguan atau serangan infeksi dari luar.
  2. memberikan bimbingan untuk mengatur cara hidup yang baik dengan memperhatikan dan membantu para lansia untuk bernafas dengan lancar, makan (termasuk memilih dan menentukan makanan), meminum obat, minum melakukan eliminasi, tidur, menjaga sikap tubuh waktu berjalan,   duduk,   merubah   posisi tiduran,   beristrahat,   kebersihan   tubuh, memakai dan menukar pakaian, mempertahankan suhu badan, melindungi kulit dari kecelakaan, olah raga yang seimbang untuk lansia, dll.
  3. Mendukung mental lansia ke arah pemuasan pribadi sehingga kondisi berbagai penurunan kesehatan yang dilaluinya tidak menambah beban, bila perlu diusahakan agar di masa lansia ini mereka tetap merasa puas dan bahagia. Perubahan psikologi yang meliputi gejala-gejala seperti menurunnya daya ingat, berkurangnya gairah atau keinginan, menurunnya tingkat kewaspadaan, perubahan pola tidur dengan suatu kecenderungan untuk tiduran di waktu siang dan pergeseran libido.

Konsep dasar tersebut jarang dimiliki oleh pendamping lansia (caregiver) yang tidak memiliki pengetahuan serta pengalaman khusus dalam merawat lansia. Saatnya cerdas memilih perawat lansia untuk Anda atau orang yang Anda cintai, agar proses penyembuhan benar-benar tercapai sehingga kualitas hidup lansia semakin membaik. Segera kunjungi MyNurz.Com untuk menemukan perawat lansia yang professional serta berkompeten untuk perawatan lansia.

Kunjungi MyNurz.Com untuk menemukan Perawat lansia, Fisioterapis, Terapis Wicara & Terapis Okupasi.
Email: Support@MyNurz.com

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...