Mengenal dan Mengatasi Luka Diabetes

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Hari Diabetes Sedunia, Perawatan Luka InfoMynurz

Penyakit diabetes merupakan penyakit  paling banyak dialami  masyarakat.  Salah satu komplikasi diabetes  adalah  rentannya mengalami luka. Bagaimana cara mengatasinya?

Diabetes telah menjadi salah satu  masalah serius di  dunia termasuk Indonesia. Pada 14 November menjadi Hari Diabetes Sedunia. Tahun 2017 ini memiliki tema:  ‘Kaum Wanita dan Diabetes’. Tema ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses pengobatan, edukasi, teknologi dan informasi  yang  dapat dijangkau semua kaum wanita yang berisiko diabetes atau para penderitanya.

Hingga kini  ada 199 juta wanita di dunia mengalami diabetes, dan angka ini diperkirakan akan meningkat hingga 313 juta pada  2040.  Diabetes  menempati peringkat 9 dunia sebagai penyebab kematian wanita  dan  setiap tahun  menyebabkan 2,1 juta angka kematian pada kaum wanita.

Penyebab wanita berisiko diabetes di antaranya adalah nutrisi seperti menu makan tidak sehat, gaya hidup tidak aktif, rokok, dan minuman beralkohol. Sebetulnya ada cara mudah mencegah diabetetes, mulai dari mengontrol berat badan, kebiaasaan aktif bergerak dan olahraga, makanan sehat (bua-buahan dan sayuran), tidak merokok dan banyak minum air putih.

Hari Diabetes Sedunia, Perawatan Luka InfoMynurz

Jumlah Penderita Diabetes di Indonesia

Data International Diabates Federation (IDF) menyatakan, jumlah penyandang diabetes di Indonesia diperkirakan sebesar 10 juta.  Prevalensi diabetes di Indonesia cenderung meningkat, yaitu dari 5,7% tahun 2007, menjadi 6,9% tahun 2013.

Indonesia merupakan negara  urutan keempat  dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat. Data WHO memperkirakan jumlah penderita diabetes melitus (DM) tipe 2 di Indonesia akan meningkat signifikan hingga 21,3 juta jiwa pada 2030 mendatang.

Terdapat dua kategori utama diabetes yaitu tipe 1 dan 2. Tipe 1 disebut juga insulin dependent atau juvenile/childhood-onset diabetes. Tipe ini bila terjadi kurangnya  produksi insulin. Untuk diabetes  tipe 2, disebut non-insulin-dependent atau adult-onset diabetes, disebabkan karena  penggunaan insulin yang kurang efektif oleh tubuh.

Penyebab Munculnya Luka dan Beragam Penyakit Akibat Diabetes

Diabetes  merupakan salah satu yang menjadi ‘induk’  penyebab beragam penyakit. Penyakit diabetes dapat menyebabkan komplikasi penyakit seperti penyakit jantung, ginjal, mata, stroke, saraf,  munculnya banyak luka di berbagai area.

Salah satu yang paling banyak dihadapi para diabetes adalah luka pada bagian kaki dan bagian lainnya. Biasanya pada pasien diabetes karena pada saraf kaki mengalami mati rasa (baal). Tanpa disadari  diabetes kerap tidak sadar kalau mengalami luka pada area kaki.

Apa yang menjadi penyebabnya? Hal ini karena pada diabetisi memiliki kandungan kadar gula darah yang tinggi. Tinggi gula darah ini perlahan menjadi kronis dan dan dapat merusak saraf tubuh, khususnya pada saraf tepi.

Pada diabetes akan merasakan mati rasa (baal), sering merasa kesemutan, atau nyeri. Ternyata tidak hanya itu, gangguan saraf ini memudakan pasien diabetes mengalami luka. Hampir sebanyak 60 pasien diabetes mengalami komplikasi saraf. Memang tidak mematikan namun akan mengganggu diabetesi.

Diabetesi tidak sadar ketika berjalan dan membentur batu, atau terkenal luka lainnya. Karena gangguan saraf ini membuat kakinya tidak dapat merasakan. Padahal bagi diabetes luka akan sulit sembuh. Bahkan kadang bisa menjadi parah dan bahkan dapat diamputasi.

Ternyata gangguan saraf tidak hanya menyebabkan baal atau mati rasa, tetapi dapat menyebabkan hipotensi (darah rendah), disfungsi ereksi, hingga gangguan percernaan.  Gangguan saraf ini membuat diabetes kerap mengompol dan tidak dapat mengontrol buang air besar.

Komplikasi diabetes dapat menyerang hampir seluruh organ tubuh, mulai dari pembuluh darah hingga kesehatan mental. Paling berbahaya adalah komplikasi sakit jantung dan stroke akibat aterosklerosis (radang pembuluh darah).

Hari Diabetes Sedunia Info MyNurz

Tips Merawat Luka Diabetes

Bila Anda menderita diabetes atau ada anggota keluarga yang mengalami diabetes, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Lakukan bersihkan luka, bila ada luka, agar tidak infeksi, segera basuh luka dengan air bersih mengalir. Oleskan salep antibiotik khusus luka lalu tutup dengan kain kasa atau perban steril
  • Ganti perban teratur dan periksa luka, upayakan membersikan luka dengan air dan sabun setiap hari. Lalu kembali oleskan salep antibiotik dan tutup dengan kasa atau perban.
  • Menjaga gula darah tetap ideal, adanya level gula darah tinggi hanya akan menyulitkan proses penyembuhan luka. Selain itu juga dapat menambah parah komplikasi.
  • Periksa ke dokte, bila mendapati luka semakin parah seperti bengkak, bernanah, dan pasien demam segera ke dokter.

Home Visit Nurse Promo MyNurz

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang paling  banyak dialami lansia. Karena itu perawatan pasien pada lansia yang mengalami diabetes juga menjadi kebutuhan penting. Tidak sedikit para lansia pengidap diabetes yang mengalami luka dan membutuhkan perawatan luka yang teratur.

November ini MyNurz telah memperluas layanan perawat ke rumah atau home visit. Di sini perawat MyNurz dapat melakukan kunjungan untuk perawatan singkat yang dibutuhkan pasien. Misalnya saja perawatan luka (wound care) dengan biaya Rp 300.000. Perawat ini juga dapat mengganti NGT, Folley Chateter, Nebulizer, dan lainnya  MyNurz juga menyediakan Wound Care Kit yang dapat dibeli dan dipesan para keluarga pasien.

Promo ini berlaku untuk order manual atau semi online, tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya, harga tesrsebut sudah termasuk biaya transportasi namun harga tersebut tidak termasuk peralatan medis yang dibutuhkan.

Untuk informasi dan layanan Home Visit Nurse Anda bisa menghubungi www.mynurz.com atau telepon : (021) 2205.7505 atau 0811.1929119.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...