Mengenal Penyakit Alzheimer: Bentuk Paling Umum Dari Demensia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Alzheimer adalah

Apa itu Alzheimer? Alzheimer adalah bentuk paling umum dari demensia dan menyumbang sekitar 70 persen dari semua kasus. Pada pasien Alzheimer, sel-sel otak merosot secara bertahap dan akhirnya mati, menyebabkan kehilangan memori dan penurunan fungsi mental lainnya yang mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

Tidak ada obat untuk penyakit Alzheimer meskipun ada obat yang dapat memperlambat perkembangan gejalanya. Penyakit otak progresif ini biasanya terjadi pada orang tua (Alzheimer pada lansia), dengan gejala yang biasanya muncul setelah usia 60 tahun. Namun, ada sejumlah kecil pasien yang mungkin mengembangkan Alzheimer dini, antara usia 30 sampai 60 tahun. Hal ini dikenal sebagai awal terjadinya Alzheimer.

Ada tiga tahap umum dari penyakit tersebut, yaitu ringan, sedang dan berat. Mungkin butuh waktu bertahun-tahun bagi pasien untuk melalui dari satu tahap ke tahap berikutnya. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan dalam otak yang berhubungan dengan Alzheimer dapat dimulai dalam satu dekade atau lebih sebelum gejala pertama muncul.

Jalannya Alzheimer berbeda dari satu pasien ke pasien lain, tetapi penyakit ini biasanya didiagnosis pada tahap ringan. Alzheimer penyebab sel-sel otak mati dan daerah otak yang terkena penyusutan dalam ukuran.

Tanda & Gejala Alzheimer

Gejala-gejala penyakit Alzheimer tidak selalu mudah untuk dikenali dan dapat dihubungkan dengan penuaan normal. Salah satu tanda-tanda pertama dari penyakit ini adalah kehilangan memori jangka pendek, sering melupakan percakapan dan bahkan lupa di mana mereka tinggal. Gejala memburuk pada setiap tahap penyakit.

Berikut ini adalah tanda-tanda dan gejala Alzheimer umum:

1. Alzheimer Tingkat Ringan

  • Bertanya berulang
  • Sring lupa
  • Memiliki kesulitan menangani uang, membayar tagihan dan menyeimbangkan buku cek
  • Membutuhkan lebih banyak waktu dari biasanya untuk menyelesaikan tugas sehari-hari
  • Salah menaruhkan barang sehari-hari, sering menaruh barang di tempat-tempat yang tidak pantas, misalnya menempatkan kunci atau kacamata baca di dalam lemari es.
  • Tampilan suasana hati dan kepribadian perubahan seperti peningkatan kecemasan, kegelisahan dan agresi
  • Memiliki penilaian buruk, misalnya mengenakan pakaian hangat pada hari yang terik

2. Alzheimer Tingkat Menengah:

  • Mengalami kehilangan memori jangka panjang dan melupakan informasi pribadi mereka seperti nama, pekerjaan dan tanggal lahir
  • Melupakan kata-kata umum dan nama-nama benda sehari-hari
  • Memiliki kesulitan mengenali keluarga dan teman-teman
  • Tidak dapat belajar hal-hal baru
  • Mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas-tugas yang melibatkan beberapa langkah, misalnya mandi, berpakaian dan memasak makanan
  • Mengalami kesulitan menghadapi situasi baru
  • Pengalaman halusinasi, delusi dan menjadi paranoid
  • Menampilkan perilaku impulsif

3. Alzheimer Tingkat Berat

  • Tidak dapat berkomunikasi
  • Mengerang dan mendengus
  • Mengalami kesulitan menelan makanan dan makan
  • Memiliki kurangnya kontrol kandung kemih dan usus
  • Tidur di sebagian besar waktu
  • Mengembangkan infeksi kulit

Pada tahap akhir penyakit, pasien penderita Alzheimer mungkin terbaring di tempat tidur dan benar-benar tergantung pada perawat.

Penyebab Alzheimer

perbedaan Alzheimer dan dementiaPenyakit Alzheimer diyakini disebabkan oleh kombinasi genetik, gaya hidup dan faktor lingkungan. Penyebab pasti dari penyakit ini tidak sepenuhnya diketahui.

Pasien Alzheimer mengembangkan beberapa kelainan di otak yang berefek pada penurunan bertahap dan akhirnya kematian pada sel-sel otak yaitu:

  • Plak protein beta-amyloid: Penumpukan endapan protein beta-amyloid yang menghancurkan sel-sel otak dan mengganggu komunikasi antara sel-sel.
  • Sel saraf membelit: Sel-sel saraf berbelit mengembangkan (neurofibrillary tangles) dan ini mempengaruhi transportasi nutrisi ke dalam sel.

Tidak jelas mengapa kelainan ini terjadi namun poin penelitian sebagai penghubung dengan protein darah biasanya terjadi disebut ApoE.

Diagnosis & Pengobatan Alzheimer

Alzheimer terdiagnosis setelah penilaian klinis, psikiatri dan neurologi secara menyeluruh. Karena tidak ada obat untuk penyakit ini, pengobatan melibatkan obat-obatan yang membantu menangani gejala.

Durasi Alzheimer bervariasi dari pasien ke pasien dan dapat berkisar dari beberapa tahun untuk beberapa dekade, yang berpuncak pada kematian. Rata-rata, pasien Alzheimer hidup selama 8-10 tahun setelah gejala muncul.

Kunjungi MyNurz.Com untuk menemukan Perawat lansia (Perawat Orang Tua, Perawat Homecare), Fisioterapis, Terapis Wicara & Terapis Okupasi yang sesuai kebutuhan Anda.

Atau Hubungi:
Tlp:(021) 30053500
SMS/ WA: 0851-0835-5373
Email: Support@MyNurz.com

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...