Pegal-Pegal Hilang Setelah Olahraga Dengan Terapi Fisik

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

Pegal-Pegal Hilang Setelah Olahraga Dengan Terapi Fisik

Setelah melakukan olahraga berat, nyeri otot sering terjadi. Kalau sudah begini, rasanya badan seperti remuk dan akhirnya malah malas untuk olahraga lagi. Setelah olahraga Anda harus memulihkan badan dan mempersiapkannya untuk berolahraga kembali. Tak sulit kok, Anda bisa melakukan terapi fisik setelah olahraga supaya badan cepat pulih. Belum pernah coba terapi fisik setelah olahraga? Berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan.

Baca juga : Spondilosis Servikal Si Nyeri Tulang Leher yang Sering Menyerang Lansia, Temui Fisioterapi di Jakarta untuk Memulihkannya

Manfaat Terapi Fisik Setelah Olahraga

Terapi fisik setelah olahraga bisa mempercepat pemulihan otot. Terapi dapat menurunkan peradangan otot yang biasanya kelelahan atau bahkan rusak akibat olahraga. Terapi fisik juga merangsang sel-sel otot untuk memproduksi energi lebih banyak, sehingga Anda bisa cepat pulih kembali.

Terapi fisik setelah olahraga yang dilakukan selama kurang lebih 15 menit dapat meningkatkan kekuatan otot. Terapi tersebut sebenarnya merangsang serat-serat otot untuk segera memperbaiki diri hingga akhirnya dapat digunakan kembali.

Selain itu, terapi fisik setelah olahraga dapat membantu menghilangkan asam laktat yang biasanya menyebabkan rasa pegal-pegal dan meningkatkan aliran darah ke otot sehingga sel-sel di dalamnya mendapatkan makanan yang cukup.

Pegal-Pegal Hilang Setelah Olahraga Dengan Terapi Fisik

Tipe Terapi Fisik yang Dibutuhkan Setelah Olahraga

Menurut Libby Sharp, seorang ahli terapi fisik dan direktur di ESPH London, sebuah pusat kebugaran, mengatakan bahwa terapi fisik setelah olahraga perlu dilakukan setidaknya satu jam agar efeknya optimal. Dengan begitu, terapi fisik mampu mengurangi peradangan otot, mengatasi kelelahan, dan membuat tubuh lentur kembali.

Sebaiknya, terapi fisik dilakukan oleh seorang ahli yang sudah terlatih, bukan sembarangan orang yang bisa melakukan terapi. Lakukan terapi yang mendalam untuk melepaskan ketegangan otot. Terapi fisik setelah olahraga ini fokus pada lapisan otot terdalam, tendon dan fasia (lapisan pelindung yang mengelilingi otot, tulang, dan sendi) semuanya harus terjamah.

Baca juga : Kembalikan Kualitas Hidup dengan Terapi Fisik untuk Pasien Pasca Stroke

Terapi Fisik Bisa Dilakukan Juga Sebelum Olahraga

Terapi fisik setelah dan sebelum olahraga, dua-duanya saling melengkapi. Yang berbeda yaitu pada metode terapinya. Terapi sebelum olahraga harus dilakukan dengan lembut. Fokus terapi fisik ini berbeda dari setelah latihan. Terapi fisik sebelum olahraga fokusnya untuk produksi endorfin agar lebih termotivasi saat latihan dan untuk menenangkan.

Selain terapi fisik, diperlukan juga pemanasan sebelum berolahraga. Jika tidak melakukan pemanasan, akan menyebabkan rasa sakit dan kekakuan pada otot, sehingga performa olahraga bisa menurun.

Jika Anda membutuhkan terapi fisik untuk menyembuhkan cedera setelah berolahraga, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...