Pengobatan Alami Untuk Penyakit Jantung

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

10 Jan

Penyakit jantung merujuk pada berbagai masalah yang mempengaruhi struktur dan fungsi dari hati. Hal ini paling sering berhubungan dengan aterosklerosis, atau penumpukan plak di dinding arteri, yang menyebabkan penyempitan arteri, sehingga menghambat aliran darah dan meningkatkan resiko serangan jantung atau stroke.

Penyakit jantung dapat mencakup masalah-masalah seperti penyakit jantung koroner, penyakit jantung bawaan, denyut jantung tidak teratur (aritmia), gagal jantung, masalah katup jantung dan lain-lain.

Penyebab dan gejala bervariasi tergantung pada jenis penyakit jantung. Namun, beberapa gejala umum adalah sesak napas, nyeri dada, tidak normalnya pergerakan detak jantung, kelelahan dan pingsan.

Penyakit jantung semakin beresiko karena faktor-faktor seperti kelainan jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, merokok, alkohol yang berlebihan atau asupan kafein, stres, penyalahgunaan narkoba, gaya hidup, penuaan dan riwayat keluarga yang memiliki penyakit jantung.

Ketika berhadapan dengan penyakit jantung, penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk diagnosis yang tepat dan pengobatan. Selain itu, Anda dapat menggunakan beberapa pengobatan alami dan membuat perubahan gaya hidup sehat untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda. Berikut obat alami yang bisa ada buat untuk kesehatan jantung Anda.

  1. Bawang putih

Beberapa studi telah menemukan bahwa bawang putih bermanfaat untuk kondisi seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan penyakit jantung koroner. Ini membantu memperlambat perkembangan aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.

Makan satu atau dua siung bawang putih yang sudah dihaluskan setiap hari. Jika Anda menemukan rasa terlalu kuat, minum segelas susu setelah makan bawang putih.

Atau, Anda dapat mengkonsumsi suplemen bawang putih. Rekomendasi umum adalah 600 – 1.200mg ekstrak bawang putih dibagi menjadi tiga dosis yang sama per hari.

Catatan: Bawang putih dapat mengganggu obat tertentu karena sifat pengencer darah nya. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi ramuan ini.

  1. Arjuna

Terminalia arjuna adalah herbal ayurvedic yang penting untuk kondisi jantung. Hal ini dianggap sebagai cardio-tonik alami dan restoratif jantung. Ramuan memperkuat otot jantung, mengurangi kemacetan arteri dan menurunkan tekanan darah.

Sebuah studi oleh para peneliti di Kasturba Medical College di India menemukan bahwa ramuan ini membantu mengurangi serangan angin duduk sebesar 30%. Selain itu, penggunaan jangka panjang dari ramuan ini tidak memiliki efek samping.

Tambahkan satu setengah sendok teh pohon arjuna serbuk kulit dan sedikit madu ke segelas air hangat. Minum ini tiga kali sehari selama beberapa bulan.

Atau, Anda dapat mengambil ramuan ini dalam bentuk suplemen dengan dosis 500mg setiap delapan jam setiap hari. Lanjutkan pengobatan alami ini selama tiga bulan.

  1. Bunga Kembang Sepatu

Para peneliti dari Taiwan menemukan bahwa ekstrak dari bunga kembang sepatu memiliki aktivitas anti-aterosklerosis. Mereka percaya bahwa kembang sepatu mengandung senyawa antioksidan yang membantu mencegah oksidasi low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, yang memberikan kontribusi untuk aterosklerosis dan penyakit jantung. Infus disiapkan dari ramuan ini juga dipercaya untuk membantu mengatur tekanan darah tinggi.

Caranya dengan merebus dua kelopak bunga kembang sepatu dalam satu cangkir air, saring dan tambahkan satu sendok teh madu mentah. Ramuan ini dapat diminum sekali sehari selama beberapa minggu.

  1. Kunyit

Studi menunjukkan bahwa kunyit dapat membantu mencegah aterosklerosis. Kunyit memiliki bahan aktif yang disebut curcumin yang membantu menjaga kesehatan jantung dengan mengurangi oksidasi kolesterol, penumpukan plak dan pembentukan bekuan.

Juga bisa membantu menurunkan LDL dan memberikan manfaat anti-inflamasi. Menjadi antioksidan yang kuat dan juga menetralisir radikal bebas yang berkontribusi terhadap penuaan dan beberapa penyakit kronis.

Gunakan kunyit secara teratur dalam masakan Anda.

Anda juga bisa merebus satu sendok teh bubuk kunyit dalam satu cangkir air. Minum sekali atau dua kali sehari selama beberapa minggu atau beberapa bulan.

Selain itu, Anda dapat mengkonsumsi ramuan ini dalam bentuk suplemen. Dosis pada umumnya yaitu 400 – 600mg standar kurkumin bubuk suplemen tiga kali sehari. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk dosis yang tepat sesuai untuk kebutuhan Anda.

  1. Cabai rawit

Cabai rawit mengandung senyawa yang disebut capsaicin yang bermanfaat untuk mengobati jantung dan masalah sirkulasi. Hal ini juga membantu mengurangi resiko detak jantung yang tidak teratur dan menurunkan kadar kolesterol. Kandungan fitokimia yang ada pada cabai ini juga membersihkan darah dan meningkatkan imunitas.

Tambahkan satu-setengah sampai satu sendok teh cabai rawit pada secangkir air panas. Aduk rata dan minum. Ulangi dua atau tiga kali sehari selama beberapa minggu. Anda dapat menindaklanjuti dengan secangkir teh kembang sepatu untuk menyembuhkan rasa panas dan meningkatkan kesehatan jantung.

Selain itu, Anda dapat mengkonsumsi suplemen cabai seperti kapsul cabai. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk dosis yang tepat dan sesuai kebutuhan Anda.

  1. Fenugreek

Fenugreek atau klabet memiliki manfaat antioksidan dan melindungi jantung. Hal ini sangat baik untuk mengurangi resiko aterosklerosis, karena efek modulasi yang kuat pada tingkat lipid darah.

Hal ini juga mengurangi agregasi platelet, sehingga menurunkan resiko pembekuan darah abnormal yang berhubungan dengan serangan jantung dan stroke. Selain itu juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, gula darah dan lemak berlebih.

Cara mengkonsuminya dengan rendam satu sendok teh biji fenugreek dalam air semalam. Keesokan paginya, makan biji yang sudah direndam dalam perut kosong. Lakukan setiap hari ini selama beberapa bulan.

  1. Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan kuat yang meningkatkan kesehatan sel-sel yang membentuk lapisan terdalam dari jantung dan pembuluh darah. Ini membantu mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida. Selain itu, teh hijau membantu dalam mengontrol gula darah dan meningkatkan metabolisme.

Dalam sebuah studi di Jepang tahun 2008, peneliti menemukan bahwa minum lebih dari lima cangkir teh hijau per hari menurunkan resiko kematian akibat serangan jantung atau stroke sebesar 26%.

Minum 3-4 cangkir teh hijau setiap hari. Atau, Anda dapat mengambil 100 – 750mg standar ekstrak teh hijau per hari.

  1. Olahraga

Olahraga teratur dikombinasikan dengan diet sehat dan gaya hidup dapat membantu mencegah dan mengelola penyakit jantung. Olahraga seperti berjalan, jogging, bersepeda, lompat tali, aerobik dan latihan kardio sangat bermanfaat untuk memperkuat jantung dan sistem kardiovaskular, meningkatkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah.

Selain itu, berolahraga membantu menjaga berat badan yang sehat dan mengurangi stres, yang berhubungan dengan jantung dan beberapa penyakit lainnya. Selain latihan fisik, melakukan latihan pernapasan dalam untuk membantu Anda merasa lebih santai dan beristirahat.

The American Heart Association menyarankan berolahraga 30 menit per hari selama seminggu untuk meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi resiko penyakit jantung. Konsultasikan pada dokter untuk menyiapkan latihan yang tepat untuk Anda.

 

Tips tambahan

Batasi lemak, kolesterol dan garam dalam diet Anda.

  • Mengganti lemak jenuh dalam diet Anda dengan lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal. Misalnya, menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti mentega, margarin dan lemak hewan lainnya. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa hanya dua sendok makan minyak zaitun extra-virgin dalam diet harian Anda secara signifikan dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung.
  • Berhenti merokok dan membatasi asupan alkohol Anda.
  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Mengurangi stres dan berlatih teknik relaksasi secara teratur.
  • Mengkonsumsi suplemen seperti omega-3 suplemen, koenzim Q-10, vitamin D dan L-carnitine setelah berkonsultasi dengan dokter Anda. Asam lemak omega-3, membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah, memperlambat perkembangan aterosklerosis dan mengurangi resiko serangan jantung dan stroke pada mereka yang menderita penyakit jantung.
  • Waktu tidur yang cukup. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menemukan bahwa setiap tambahan jam tidur menurunkan resiko pengembangan kalsifikasi arteri koroner sebesar 33%.

Kunjungi MyNurz untuk mendapatkan Perawat, Terapis Fisik, Terapis Okupasi, dan Terapis Wicara yang berkualitas.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...