Pengobatan Lansia Stroke, Ini 3 Terapi yang Harus Dijalani

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Penanganan khusus terhadap lansia stroke dilakukan oleh dokter saraf tergantung pada jenis stroke yang dialami lansia. Penyakit stroke berefek pada masalah pergerakan bagian tubuh dan daya pikir lansia. Terdapat 3 terapi yang bisa dilakukan untuk pemulihan penyakit stroke pada lansia yaitu, Fisioterapi, Terapi Okupasi, dan Terapi Wicara.

Terapi Pemulihan Stroke

Fisioterapi

Pada umumnya, penyakit stroke menyebabkan kerusakan otak. Akibatnya, lansia akan mengalami kelemahan atau kelumpuhan di salah satu sisi tubuh dan kesulitan menggerakkan tubuh sehingga menghambat aktivitas harian.

Fisioterapi stroke dapat membantu lansia untuk mendapatkan kembali kekuatan dan kemampuan untuk menggerakkan tubuh. Neurofisioterapi adalah spesialisasi terapi fisik yang disebabkan oleh kerusakan pada otak dan sistem saraf seperti pada stroke. Terapis ahli akan membantu membuatkan program terapi yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Dalam program fisioterapi stroke, terapis juga akan memberi tahu lansia bagaimana posisi yang tepat untuk berbaring dan juga cara duduk yang aman. Selain itu, terapis akan membantu memotivasi lansia untuk terlibat aktif dan mempelajari gerakan-gerakan normal tubuh dalam setiap sesi fisioterapi stroke.

Biasanya, terapis juga akan menentukan alat fisioterapi apa saja yang sekiranya diperlukan. Umumnya, untuk fisioterapi stroke terapis membutuhkan alat fisioterapi seperti kursi roda, alat bantu jalan seperti walker dan juga tongkat. Namun, seiring berjalannya waktu, fisioterapi stroke akan membantu lansia menjadi lebih mandiri dan melakukan berbagai hal lainnya lebih dari sekadar menggerakkan anggota tubuh.

Baca juga : Tips Aman Lansia Bersepeda

Terapi Okupasi

Sebelum memutuskan menjalani terapi okupasi, dokter akan mengidentifikasi terlebih dahulu sejauh mana kesulitan lansia dalam menjalani kegiatan sehari-hari dan menentukan diagnosis penyakit stroke yang menyebabkan lansia mengalami hambatan fisik, mental, atau sosial. Bila kegiatan sehari-hari, seperti berpakaian atau makan, sulit dilakukan tanpa bantuan orang lain, maka terapi okupasi bisa menjadi jalan keluar.

Terapi okupasi dilakukan di bawah pengawasan dokter spesialis rehabilitasi medis. Dokter spesialis ini akan mengontrol kemajuan lansia, memberikan rekomendasi alat bantu sesuai kebutuhan lansia, serta mengajarkan cara penggunaannya. Dokter juga akan memberikan pengarahan kepada anggota keluarga dan terapis untuk mendampingi dan merawat lansia di rumah.

Terapi okupasi bisa dilakukan di beberapa tempat, seperti rumah sakit, pusat rehabilitasi, rumah pasien (home visit). Di Indonesia, tidak semua rumah sakit menyediakan terapi okupasi karena jumlah tenaga ahli yang mampu memberikan pelayanan ini masih terbatas. Itu sebabnya, sebelum memutuskan untuk melakukan terapi ini, konsultasi dulu ke dokter agar mendapatkan rujukan tempat melakukan terapi okupasi yang tepat dari dokter. Anda juga bisa memesan jasa terapi okupasi secara online di www.mynurz.com , maka terapis akan datang ke rumah untuk melakukan pelatihan pada lansia.

Terapi Wicara

Sebelum melakukan terapi wicara, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis rehabilitasi. Lansia dengan penyakit stroke yang memiliki masalah kebahasaan, komunikasi, dan menelan, harus menjalani terapi wicara. Gangguan komunikasi merujuk pada ketidakmampuan seseorang dalam menerapkan dan memahami pembicaraan dan berbahasa sebagai cara bersosialisasi. Gangguan ini mencakup keterlambatan bicara, perubahan suara, tidak mampu memahami pembicaraan atau berbicara dengan baik.

Cara kerja terapi wicara yaitu fonasi, resonansi, kelancaran, intonasi, variasi pola titinada, suara dan pernafasan. Komponen dari setiap program pengobatan terapi wicara tergantung pada situasi dan kondisi pasien.

Baca juga : Pencegahan Diabetes Kronis Pada Lansia, Panggil Jasa Perawat Untuk Mendampingi

Jika Anda membutuhkan layanan terapi untuk lansia stroke, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...