Penurunan Fungsi Tubuh Pada Lansia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Penurunan Fungsi Tubuh Pada LansiaProses penuaan akan terjadi pada manusia dan merupakan proses yang alami terjadi. Pada fase ini, lansia akan mengalami berbagai kemunduran fungsi organ. Menurut Brooks dan Fahey (1985:685-686), Kemunduran fungsi organ-organ akibat terjadinya proses penuaan terlihat pada:

  1. Kardiovaskuler (Jantung dan pembuluh darah)
  • Volume sedenyut menurun hingga menyebabkan terjadinya penurunan isi sekuncup(sktroke vollume) dan curah jantung(cardiac outr-put).
  • Elastisitas`pembuluh darah menurun sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan tahanan periper dan peningkatan tekanan darah.
  • Rangsangan simpatis sino atrial node menurun sehingga menyebabkan penurunan denyut jantung maksimal.
  1. Respirasi
  • Elastisitas paru-paru menurun sehingga pernafasan harus bekerja lebih keras dan kembang kempis paru tidak maksimal.
  • Kapiler paru-paru menurun sehingga ventilasi juga menurun.
  1. Otot & persendian
  • Jumlah motor unit menurun
  • Jumlah mitokondria menurun sehingga akan menurunkan kapasitas respirasi otot dan memudahkan terjadinya kelelahan , karena fungsi Mitokondria adalah memproduksi adenosin triphospat(ATP).
  • Kekakuan jaringan otot dan persendian meningkat sehingga menyebabkan turunnya stabilitas dan mobilitas.
  1. Tulang

Mineral tulang menurun sehingga terjadi osteoporosis dan akan meningkatkan resiko patah tulang.

  1. Peningkatan lemak tubuh.

Hal ini menyebabkan gerakan menjadi lamban dan peningkatan resiko terserang penyakit.

  1. Kiposis

Tinggi badan menjadi menurun.

Kunjungi MyNurz.Com untuk menemukan Perawat lansia, Fisioterapis, Terapis Wicara & Terapis Okupasi.
Email: Support@MyNurz.com

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...