Penyakit Parkinson Pada Lansia, Butuh Perawat Home Care untuk Perawatannya

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

Penyakit Parkinson Pada Lansia, Butuh Perawat Home Care untuk Perawatannya

Salah satu penyakit yang berkaitan dengan saraf adalah penyakit parkinson. Penyakit ini mungkin lebih sering ditemukan pada lansia. Parkinson adalah penyakit kelainan saraf yang sifatnya progresif. Artinya, penyakit ini akan berkembang dan menjadi semakin berat seiring berjalannya waktu. Biasanya, saat penderita parkinson bertambah usia, bertambah pula tingkat dari penyakit parkinson yang dideritanya.

Parkinson sering kali dianggap penyakit yang berbahaya. Tetapi, penyakit ini pada prinsipnya disebabkan oleh satu hal. Penyebab dari penyakit parkinson adalah terjadinya ketidak seimbangan zat kimia pada otak, yaitu jumlah dopamin yang lebih rendah dibandingkan asetilkolin.

Normalnya, jumlah dopamin dan asetilkolin di dalam otak adalah sama atau seimbang. Namun, pada pasien parkinson, jumlah dopamin lebih rendah dibanding asetilkolin, sehingga terjadi ketidak seimbangan yang menjadi pemicu dari penyakit ini.

Baca juga : Jasa Perawat Home Care Dampingi Ibu Menyusui dan Mendukung Pekan ASI Dunia

Faktor Penyakit Parkinson

Penyakit parkinson terkait dengan kerusakan atau kematian sel saraf di bagian otak yang disebut susbstantia nigra. Sel saraf tersebut berfungsi memproduksi dopamin, senyawa kimia yang mengirim pesan dari otak ke sistem saraf, dan membantu mengontrol gerak tubuh.

Pada penderita penyakit parkinson, sel saraf di susbstantia nigra rusak atau mati, sehingga jumlah dopamin dalam otak berkurang. Akibatnya, gerak tubuh menjadi lambat dan tidak normal.

Kondisi sel saraf yang mati dan menyebabkan berkurangnya dopamin, merupakan proses yang berlangsung perlahan. Gejala penyakit parkinson baru muncul ketika jumlah sel saraf di susbstantia nigra yang mati mencapai 80 persen.

Belum diketahui apa yang menyebabkan sel saraf rusak atau mati. Namun demikian, kondisi tersebut diduga terkait beberapa faktor berikut :

Faktor keturunan

Sekitar 15 persen penderita penyakit parkinson memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit yang sama. Pada kasus tersebut, penyakit parkinson dapat disebabkan oleh mutasi pada gen.

Faktor lingkungan

Paparan racun seperti pestisida, herbisida, polusi udara akibat aktivitas industri atau asap kendaraaan bermotor, dapat meningkatkan risiko terkena penyakit Parkinson. Parkinson termasuk penyakit yang berbahaya

Perawatan Home Care Pasien Parkinson

Pengobatan intensif oleh dokter

Cara pertama yang paling efektif untuk merawat penderita penyakit ini yaitu dengan memberikan terapi obat sesuai petunjuk dan pengawasan dokter. Namun dalam kasusnya, tahap ini bekerja untuk menghilangkan gejala parkinson saja. Hal ini membantu mengurangi gejala penyakit dan untuk mempercepat proses pemulihan fungsi serta sistem kerja saraf serta otak.

Sehingga berbagai macam penyakit saraf dapat reda secara perlahan. Tubuh pun dapat kembali melakukan aktivitas dengan baik. Dengan melakukan terapi pengobatan teratur maka gejala parkinson dapat diatasi dan ditekan lebih maksimal.

Rajin konsumsi vitamin

Pasien harus rutin mengkonsumsi vitamin terutama vitamin B12 yang berguna bagi kesehatan saraf tubuh. Dengan asupan vitamin yang mencukupi, maka saraf dan otak dapat bekerja dengan maksimal dan baik. Selain itu, vitamin dapat pula membantu mencegah ataupun mengurangi gejala tremor yang umumnya dialami penderita parkinson.

Rajin olahraga

Untuk menyembuhkan parkinson ini, pasien dapat dibiasakan dengan rajin melakukan olahraga. Jika olahraga dengan teratur maka fungsi saraf dan otak pasien akan lebih optimal.

Baca juga : Waktu yang Tepat Menggunakan Jasa Home Care

Kurangi aktivitas berat

Mengurangi aktivitas berat dapat mencegah otot pasien parkinson mengalami kelelahan dan terhindar dari gejala gemetar yang menyebabkan awal penyakit ini. Oleh sebab itu selalu batasi aktivitas fisik terlebih pada lansia.

Waktu Istirahat Cukup

Upayakan tubuh pasien penyakit parkinson memiliki waktu istirahat yang cukup. Usahakan agar pasien tidak terlalu capek dalam melakukan sesuatu atau aktivitas harian. Tujuannya tak lain agar saraf memiliki waktu untuk istirahat dan tidak terlalu lelah.

Penuhi asupan nutrisi

Agar efek dari penyakit parkinson ini dapat diatasi dengan tepat, sebaiknya penuhi kebutuhan asupan nutrisi tubuh dengan zat pendukung pertumbuhan. Misalnya dengan memberikan pasien asupan makanan yang tinggi kandungan protein serta mineral seperti zat besi dan kalsium.

Sehingga tubuh penderita parkinson dapat memulihkan diri dari tanda-tanda penyakit parkinson secara alami. Dengan asupan nutrisi yang maksimal dari sumber makanan harian, maka tubuh dapat pulih dan fungsi saraf akan kembali normal seperti sedia kala.

Perawatan home care di rumah

Pasien dengan penyakit parkinson perlu pendampingan perawat home care khususnya bagi lansia. Hal ini dikarenakan dengan timbulnya penyakit secara tiba-tiba, maka perawat home care bisa mengatasinya dengan cara medis. Jika Anda membutuhkan layanan perawat home care, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...