7 PENYEBAB DEPRESI, TEMUKAN JASA HOME CARE YANG TEPAT

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Sekitar 58 persen dari orang tua di atas usia 60 tahun berpikir bahwa depresi adalah bagian normal dari penuaan. Mitos seperti ini sering dijadikan pola pikir pada lansia yang memiliki penyakit depresi namun enggan untuk diidentifikasi atau periksa ke dokter. Padahal, lansia yang memiliki gejala penyakit ini harus segera diberikan pemulihan khususnya dengan jasa home care yang akan dirawat oleh perawat medis standby selama 24 jam di rumah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa proporsi populasi lansia berusia di atas 60 tahun meningkat hampir dua kali lipat dari 12 persen menjadi 22 persen antara tahun 2015 dan 2050.

Gangguan mental dan neurologis yang paling umum pada kelompok usia ini adalah demensia dan depresi, yang memengaruhi sekitar 5 persen dan 7 persen dari total populasi lansia di dunia. Gangguan cemas mempengaruhi sekitar 3,8 persen dari populasi tersebut.

Depresi, jika tidak ditangani, bisa meningkatkan risiko masalah jantung. Juga, bisa menyebabkan kematian karena penyakit lain. Apa saja penyebab penyakit depresi pada orang tua?

Baca juga : 8 Tanda Orang Tua Anda butuh Perawat Lansia

Isolasi sosial

Kondisi ini bisa menjadi penyebab pertama untuk depresi pada orang tua. Umumnya setelah dewasa, anak-anak dapat pindah ke tempat yang berbeda baik untuk pendidikan atau keperluan kerja. Hal ini dapat menyebabkan isolasi yang dapat meningkatkan risiko depresi.

Kurang tidur (Insomnia)

Pada beberapa orang, insomnia juga bisa menjadi gejala atau faktor risiko depresi. Penggunaan obat tidur juga bisa mempengaruhi kesehatan lebih lanjut.

Stres

Kondisi ini bisa memicu depresi pada orang tua, seperti kurang dukungan sosial, kesepian, kehilangan orang yang dicintai, perceraian yang menyakitkan, kondisi kesehatan yang lemah, dan faktor-faktor tertentu lainnya meningkatkan risiko depresi pada lansia.

Penyakit pada lansia

Kondisi kesehatan seperti hipertensi, stroke, demensia, kanker, diabetes juga dapat meningkatkan risiko depresi pada usia tua.

Ketergantungan Minuman beralkohol

Alkohol adalah pemicu depresi. Sebagian besar orang yang terbiasa minum alkohol sampai usia tua rentan terhadap depresi.

Tidak produktif

Kurang aktivitas juga bisa meningkatkan risiko depresi di usia tua. Orang yang selalu produktif, aktif secara fisik dan sosial memiliki peluang lebih sedikit menderita depresi di usia tua.

Pikiran negatif

Memiliki pikiran negatif terhadap suatu hal yang belum tentu kebenarannya dapat juga memicu depresi. Hal ini dikarenakan secara tidak sadar seseorang memiliki rasa ketakutan dalam dirinya terhadap orang lain.

Baca juga : 4 Tips Bujuk OrangTua Mau Dirawat Perawat Lansia

Jasa Home Care untuk Depresi

Perawatan dan terapi depresi biasanya menggunakan obat-obatan, psikoterapi, dan terapi elektrokonvulsif. Dokter akan meninjau kondisi orang tua dan akan mempertimbangkan perawatan dan terapi apa yang cocok untuk orang tua Anda. Selain itu, diperlukan jasa home care  yang akan membantu orang tua untuk memulihkan penyakitnya dengan mengontrol waktu makan dan minum obat serta memberikan aktivitas produktif yang dapat membangun kemandirian orang tua.

Bila Anda memiliki pertanyaan seputar perawatan kesehatan lansia, Anda bisa berkonsultasi ke MyNurz, telepon (021) 2205 7505 dan 0811 1929 119 atau kunjungi website www.mynurz.com. Anda dapat menanyakan beragam program perawatan lansia seperti program perawatan stroke, program perawatan diabetes, program perawatan homecare dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan online untuk menyediakan perawat dan fisioterapis yang bisa datang ke rumah. Orang tua merasa nyaman saat tetap berkumpul di rumah dan tetap mendapat perawatan dari jasa home care perawat lansia. Anda juga dapat leluasa meninggalkan orang tua di rumah saat harus beraktivitas di luar rumah.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...