Peran Perawat Home Care Dalam Merawat Pasien Pasca Stroke

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Peran Perawat Home Care Dalam Merawat Pasien Pasca Stroke

Setelah menjalani perawatan pasca stroke di rumah sakit, selanjutnya berikan perhatian khusus untuk orang tua Anda yang sudah lansia dengan perawatan home care. Perawat home care memiliki peran yang bisa membantu pasien lansia dalam proses pemulihan pasca stroke.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2007, penyakit yang dikenal sebagai gangguan peredaran darah otak menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita oleh para lansia.

Dari data tersebut juga dinyatakan bahwa penyakit stroke telah menyebabkan kematian pada lak-laki berumur 65 tahun ke atas mencapai angka 20,6%, sedangkan perempuan yang meninggal karena stroke mencapai angka 24,4%. Sedangkan menurut data dari Riskesdas tahun 2013 di Indonesia, penyakit stroke mengalami peningkatan sejalan dengan bertambahnya umur seseorang.

Pada lansia yang memiliki penyakit stroke terjadi perubahan fungsi fisik pada tubuh mereka, hal ini dikarenakan pada usia tersebut kemampuan organ tubuh, seperti jantung, paru, dan ginjal mengalami penurunan sehingga harus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi agar bisa berjalan seperti pada umumnya.

Perubahan fungsi tubuh tersebut kemudian berdampak terhadap kegiatan sehari-hari para lansia seperti mandi, makan, berpakaian, ataupun berpindah tempat. Kesulitan yang dihadapi para lansia, tidak jarang menjadikan mereka membutuhkan bantuan lebih dari orang lain. Lalu, apa yang perlu dilakukan?

Baca juga : Inilah 7 Keuntungan Home Care Lansia di Rumah

Peran Perawat Home Care Dalam Merawat Pasien Pasca Stroke

Perawatan Pasca Stroke dengan Layanan Home Care

Pada situasi seperti ini, bantuan dari perawat home care menjadi salah satu cara untuk orang tua Anda di rumah. Kebutuhan layanan perawat ke rumah semakin banyak tersedia, mulai dari program layanan yang ditawarkan oleh rumah sakit hingga layanan home care seperti MyNurz.

Peran perawat sangat penting dalam pemulihan stroke pada lansia, khususnya mengetahui tentang proses penyembuhan stroke. Penyakit stroke cenderung tidak menentu, khususnya pada fase awal pemulihan atau pasca stroke. Penting bagi perawat home care untuk meyakinkan pasien dan keluarga akan hal ini.

Terutama, banyak pasien yang berusaha untuk melakukan aktivitas sehari-hari saat kembali ke rumah. Aktivitas ini justru membuat pasien kelelahan dan memperburuk kondisi tubuh. Terlebih, proses pemulihan kondisi pasien pasca stroke bisa memakan waktu yang sulit untuk diperkirakan, bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga tahunan.

Sehingga, penting bagi pasien pasca stroke untuk tidak melakukan aktivitas secara berlebihan. Selalu menyemangati pasien untuk secara aktif berpartisipasi saat perawatan untuk meningkatkan kemampuan yang tidak berfungsi akibat stroke.

Peran Perawat Home Care Dalam Merawat Pasien Pasca Stroke

Perawat Home Care Mengontrol Asupan Gizi

Pada pasien stroke, sering kali ditemui penyakit kompilasi lainnya. Perawat home care bekerja sama dengan tenaga medis lainnya untuk tetap fokus melakukan tindakan pencegahan munculnya penyakit lainnya. Selain dengan tenaga medis, perawat juga bekerja sama dengan pihak keluarga untuk melakukan tindakan pencegahan jika pasien mengalami resiko terjatuh.

Kemudian, perawat home care juga perlu untuk terus mengawasi kondisi nutrisi dan hidrasi pasien. Pastikan diagnosis dini dan perawatan infeksi, dan kontak dokter siaga jika pasien mengalami demam, perubahan tingkat kesadaran, ataupun tanda-tanda infeksi lainnya.

Perawat Home Care Mengedukasi Resiko Stroke

Perawat home care juga perlu mengedukasi anggota keluarga pasien agar metode kesehatan yang sedang dijalankan pasien dapat berjalan dengan baik. Perawat home care membantu pasien pasca stroke untuk mengetahui dan mengurangi berbagai faktor resiko stroke dan berperan untuk mendukung pasien agar disiplin dalam mengonsumsi obat, gaya hidup sehat, dan mengetahui resiko lainnya yang belum teridentifikasi.

Gaya hidup seperti kegiatan fisik, gizi buruk, merokok, minuman alkohol, obat-obatan terlarang memiliki dampak terhadap penyakit stroke yang diderita. Pasien perlu tahu bahwa perubahan gaya hidup bisa meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol.

Menerapkan gaya hidup dengan membatasi minuman beralkohol, meningkatkan kegiatan fisik, berhenti merokok, dan diet seimbang dengan mengonsumsi sayur dan buah serta produk susu rendah lemak.

Baca juga : 10 Tips Merawat Pasien Stroke Setelah Pulang ke Rumah

Komunikasi Perawat Home Care Dengan Keluarga Tetap Terjaga

Perawat home care selalu mencatat dan memeriksa secara rutin segala aktivitas, catatan tekanan darah, makanan yang dikonsumsi, dan tingkat gula darah. Jika dalam kondisi tertentu, misalkan pasien pasca stroke tidak disiplin, maka perawat home care perlu melakukan cara untuk mengubah kebiasaan pasien.

Pastikan anggota keluarga berpartisipasi dalam sesi perawatan, sehingga mereka dapat belajar teknik-teknik bantuan untuk pasien pasca stroke dan kemampuan komunikasi untuk membantu perawatan pasien.

Jika Anda membutuhkan layanan home care, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...