Probiotik Menjadi Faktor Pendukung Tumbuh Kembang Anak. Perlukah Perawat Home Care untuk Memenuhinya?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Sudah tidak diragukan lagi bahwa tumbuh kembang optimal dan kebahagiaan anak merupakan prioritas bagi para orang tua, baik dari segi stimulasi maupun asupan nutrisi. Terlebih mengenai asupan nutrisi, hal-hal yang diperhatikan bukan lagi fokus hanya pada jumlah, namun pada jenis dan kualitas nutrisi yang dikonsumsi. Dalam mencapai kualitas nutrisi yang baik, diperlukan perhatian khusus dari orang tua untuk mengetahui apakah menu makanan dan minuman untuk si kecil sudah tercukupi. Jika begitu, bantuan perawat home care untuk memberikan saran dan masukan tentang nutrisi sangat diperlukan oleh orang tua.

Agar penyerapan nutrisi ke dalam tubuh dapat bekerja dengan baik, kondisi saluran cerna harus optimal dan sehat. Kesehatan saluran cerna itu sendiri sangat bergantung pada kesehatan mikrobiota usus, dimana mikrobiota usus yang sehat ditunjukkan oleh jumlah bakteri baik (probiotik) yang lebih dominan dibandingkan jumlah bakteri jahat (patogen).

Salah satu upaya yang cukup mudah dilakukan untuk menjaga kesehatan saluran, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik yang terdapat dalam produk berbasis susu. Mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik dapat membantu peningkatanan jumlah bakteri baik di dalam saluran cerna sehingga kesehatan saluran cerna lebih terjaga.

“Bulan-bulan pertama kehidupan merupakan masa yang sangat penting untuk perkembangan mikrobiota gastrointestinal. Mikrobiota tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan saluran cerna, tetapi juga memiliki peran penting bagi tubuh karena dapat memengaruhi kesehatan kita.” papar Prof. dr. Yvan Vandenplas selaku Ketua Departemen Anak dari University of Brussels Academic Hospital, Belgia  ketika ditemui tim MyNurz di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta Pusat pada Kamis (29/11).

Baca juga : Waspada Penyakit Autoimun, Begini Perawat Medis Memulihkannya

Manfaat Perawat Home Care Dalam Mengolah Probiotik Untuk Anak

Probiotik sering disebut sebagai bakteri baik yang hidup secara alami di dalam tubuh, khususnya pada saluran pencernaan. Fungsinya untuk menjaga kelancaran metabolisme dalam menyerap makanan.

Sudah tidak perlu diragukan lagi, pemberian probiotik untuk anak bermanfaat positif bagi kesehatan saluran cerna karena meningkatkan jumlah bakteri baik yang ada di usus. Untuk memastikan apakah Anda sudah cukup dalam memberikan asupan makanan dan minuman yang mengandung probiotik, lakukan konsultasi kesehatan untuk memastikan kebaikan nutrisi yang anak Anda peroleh.

Bahkan menurut Prof. dr. Yvan Vandenplas, Ph.D., probiotik bukan cuma menyehatkan saluran pencernaan anak.  Probiotik yang diberikan secara teratur mampu mencegah serangan bakteri, memperkuat sistem imun tubuh, serta menunjang perkembangan tubuh anak.

Intinya, kesehatan sistem pencernaan tidak hanya berguna selama masa awal kehidupan saja. Melainkan bisa terus terbawa hingga seorang anak beranjak dewasa kelak.

Baca juga : Menepis Mitos dan Salah Paham Seputar Perawat Lansia

Sumber Probiotik yang Baik Untuk Anak

Sebenarnya hampir semua anak telah mendapatkan sumber probiotik alaminya dari ASI. Sayangnya, ada sebagian anak yang tidak mendapatkan ASI sehingga memerlukan pengganti probiotik alami tersebut.

Ditemui di acara yang sama, Dr. dr. Ariani D. Widodo, Sp.A(K), dokter spesialis anak sekaligus konsultan gastrohepatologi anak di Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita mengungkapkan bahwa saluran pencernaan anak usia 1-2 tahun belum matang.

Ini membuat lapisan mukosa dalam saluran pencernaan masih tipis, mudah terserang bakteri, serta sistem kekebalan tubuh belum berkembang secara optimal. Akibatnya, anak rentan kena masalah pencernaan.

Untuk mencegah hal tersebut, Anda dianjurkan memenuhi kebutuhan probiotik untuk anak sedini mungkin. Dari sekian banyak makanan sumber probiotik, dr. Ray Basrowi, MKK selaku Head of Medical & Nutrition Services Nestlé Indonesia menjelaskan bahwa susu merupakan sumber probiotik terbaik bagi anak.

Kebanyakan produk susu bubuk dengan kandungan probiotik biasanya dianjurkan untuk diseduh dengan air hangat, bukan air yang benar-benar panas. Alasannya karena air panas justru bisa mematikan probiotik yang seharusnya hidup.

Di acara ini, dr. Ray dan dr. Ariani mengingatkan para orang tua untuk senantiasa membaca label petunjuk atau tata cara pembuatan susu maupun makanan lain yang mengandung probiotik pada kemasan produk. Sebab, terkadang ada aturan yang membedakan cara membuat susu yang mengandung probiotik dan yang tidak.

Jika Anda membutuhkan perawatan home care untuk memastikan probiotik apa yang bisa Anda gunakan, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2205 7505 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...