Waspada Penyakit Autoimun, Begini Perawat Medis Memulihkannya

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Penyakit autoimun adalah suatu kondisi dimana sistem kekebalan tubuh secara tersebar menyerang tubuh Anda. Sistem kekebalan tubuh biasanya menjaga tubuh dari kuman seperti bakteri dan virus. Hingga saat ini, dokter belum mengetahui apa yang menyebabkan munculnya penyakit autoimun dalam sistem kekebalan tubuh. Di kalangan wanita memiliki risiko lebih besar dibandingkan pria. Penyakit ini menyerang pada anak usia 14 tahun hingga kalangan lansia. Anda pasti tidak ingin penyakit ini dialami oleh orang tua atau keluarga lainnya yang Anda sayangi. Maka ketahui lebih dalam mengenai penyakit autoimun yang bisa terjadi di lingkungan sekitar kita. Untuk menghindari penyakit ini, Anda juga bisa melakukan medical check up secara teratur yang diperiksa oleh dokter dan dibantu bersama perawat medis yang sudah berpengalaman.

Perawat Medis Bisa Memeriksa Gejala Penyakit Autoimun

Gejala awal dari banyak penyakit autoimun sangat banyak yaitu kelelahan, otot-otot pegal, pembengkakan dan kemerahan pada tubuh bagian tertentu, demam, kesulitan berkonsentrasi, mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki dan rambut rontok yang tidak wajar.

Jika Anda mengalami gejala tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis dan dapatkan perawatan khusus dengan perawat medis. Walaupun perawat medis tidak dapat menyembuhkan penyakit autoimun, tetapi mereka dapat mengontrol imun yang terlalu aktif dan menurunkan peradangan.

Baca juga : Bagaimana Mencegah Hipertensi: Kurangi Konsumsi Garam!

Beberapa Faktor Risiko Terkena Penyakit Autoimun

Sejauh ini penyebab penyakit autoimun masih belum diketahui. Meski demikian, ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang lebih berisiko menderita penyakit autoimun, yaitu:

Genetik atau keturunan

Faktor risiko utama dari penyakit autoimun adalah faktor genetik. Meski demikian, faktor ini bukan satu-satunya yang bisa memicu reaksi kekebalan tubuh.

Lingkungan

Faktor lingkungan merupakan hal penting dalam timbulnya penyakit autoimun. Faktor lingkungan mencakup paparan zat tertentu serta pola makan yang kurang sehat.

Perubahan hormon

Beberapa penyakit autoimun sering kali menyerang perempuan pasca melahirkan. Hal ini menyebabkan hadirnya sebuah asumsi bahwa penyakit autoimun terkait dengan perubahan hormon, misalnya saat hamil, melahirkan, atau menopause.

Infeksi

Beberapa penyakit autoimun sering kali dikaitkan dengan terjadinya infeksi. Hal ini wajar karena sebagian gejala penyakit autoimun diperburuk oleh infeksi tertentu.

Meski penyakit autoimun masih belum diketahui penyebabnya, namun kita bisa mewaspadai berbagai faktor risiko di atas. Dokter dan perawat medis bisa membantu Anda dalam perawatan kesehatannya.

Baca juga : Penyembuhan Penyakit Ginjal Dengan Pengobatan Rumah

Penyakit dari Autoimun

Berikut berbagai penyakit autoimun yang sering dialami di lingkungan sekitar kita yaitu :

Lupus

Lupus merupakan jenis penyakit yang masuk ke dalam kelas autoimun. Penyakit ini menyebabkan terbentuknya antibodi yang justru menyerang hampir seluruh jaringan tubuh penderitanya. Beberapa bagian tubuh yang paling sering diserang adalah sendi, paru-paru, ginjal, kulit, jaringan penyambung tubuh, pembuluh darah, sumsum tulang, dan jaringan saraf.

Diabetes tipe 1

Penyakit ini biasanya akan terdiagnosis sejak usia kanak-kanak atau dewasa muda. Penyakit diabetes tipe 1 disebabkan oleh serangan sistem kekebalan tubuh pada sel-sel pankreas yang memiliki tugas memproduksi insulin. Hal ini menyebabkan terganggunya produksi insulin sehingga tubuh tidak mampu mengontrol kadar gula darah.

Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang sering ditemui. Sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang menyerang pelapis sendi. Akibat dari serangan antibodi ini adalah peradangan, pembengkakan, dan nyeri pada sendi. Reaksi radang yang parah juga bisa menimbulkan kerusakan pada bagian tubuh lain, seperti kulit, mata, dan paru-paru.

Multiple sclerosis (MS)

Pada saat sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel saraf sendiri, beberapa gejala yang mengerikan berisiko muncul sebagai akibatnya. Kondisi ini biasa disebut dengan multiple sclerosis alias MS. Beberapa gejala yang bisa timbul adalah nyeri, kebutaan, gangguan koordinasi tubuh, dan spasme otot. Gejala lainnya yang mungkin timbul adalah tremor, mati rasa di area tungkai, kelumpuhan, susah bicara, atau susah berjalan.

Jika Anda ingin berkonsultasi mengenai masalah penyakit autoimun silahkan menghubungi kami melalui telp  (021) 2205 7505 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Anda dapat menanyakan beragam program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Anda merasa nyaman saat tetap berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional.

 

Referensi :

Autoimmune Diseases: Types, Symptoms, Causes and More

10 Signs You Have An Autoimmune Disease + How To Reverse It

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...