Jangan Asal Menitipkan Lansia ke Caregiver, Percayakan Pada Perawat Bersertifikat

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Mungkin Anda pernah mendengar kisah tentang para lansia yang ditelantarkan karena keluarganya tidak mau merawat atau mengurusinya lagi. Banyak orang yang menganggap mengurus lansia adalah hal yang merepotkan. Pada akhirnya, banyak orang yang memilih meninggalkan orang tuanya yang sudah lansia di panti jompo atau sengaja mempekerjakan seorang caregiver untuk mengurusi mereka.

Apapun alasannya, jangan pernah lupa bahwa mereka adalah orang tua yang berjasa melahirkan dan membesarkan Anda ke dunia. Menitipkan mereka begitu saja pada caregiver ketika mereka sudah lansia terkadang bukanlah sebuah keputusan yang bijak.

Apalagi, ternyata, banyak caregiver yang menjadi dalang dari kasus kekerasan pada lansia. Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian yang digelar oleh University College Dublin School of Nursing, Midwifery, and Health System di Irlandia.

Baca juga : 6 Layanan Home Care untuk Lansia Stroke

Lebih Baik Perawat Medis Dibandingkan Caregiver

Ketika seorang lansia menjadi sangat ketergantungan pada seorang caregiver, besar kemungkinan caregiver berubah menjadi sebuah profesi yang bisa semena-mena. Jika tidak terdeteksi sejak dini, potensi terjadinya kekerasan terhadap lansia pun kian meningkat.

Berdasarkan survey terhadap lebih dari 2.311 caregiver yang merawat lansia di atas 65 tahun. Dari hasil survei, didapati fakta bahwa dua  pertiga dari mereka terlibat dalam kegiatan yang berpotensi menyakiti para manula yang mereka tangani.

Kegiatan berbahaya itu mencakup aksi menghina, mengumpat, maupun meneriaki para lansia yang mereka tangani. Sayangnya, hal tersebut tidak banyak disadari oleh anggota keluarga lain dari lansia tersebut. Sayangnya, orang yang bertindak sebagai caregiver tidak memiliki latar belakang formal di bidang keperawatan.

Berbeda dengan perawat medis yang memiliki pendidikan tinggi di jenjang D3 hingga S1 keperawatan, mereka diajarkan bagaimana menghadapi lansia dengan berbagai penyakit yang diidapnya. Dengan pendidikan yang dijalani, perawat medis menerima Sertifikat Tanda Registrasi (STR) dari Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI), maka dengan pendidikan dan bersertifikasi ini perawat medis bisa merawat lansia dan sudah pasti bisa membantu menggunakan alat kesehatan. Perawat juga mempunyai kewenangan sesuai dengan kemampuannya yakni menganalisis masalah keperawatan, melakukan tindakan keperawatan tertentu semisal memasang infus, menyuntik, memasang selang makanan dari hidung (NGT), pasang kateter dan lainnya.

Baca juga : Ini Alasan Kenapa Anda Harus Memilih Perawat Lansia daripada Caregiver

Temukan Perawat Terbaik di Kota Anda

Kini mencari perawat yang bisa datang ke rumah Anda sesuai kebutuhan yang diinginkan tidak lagi sulit. Dengan perkembangan teknologi, Anda tidak perlu lagi pergi mendatangi ke rumah sakit untuk mencari perawat profesional. Jika Anda ingin berkonsultasi mengenai masalah perawatan kesehatan home care, segera konsultasikan ke dokter dan dapatkan layanan perawat home care yang sudah berpengalaman melalui telp  (021) 2205 7505 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Anda dapat menanyakan beragam program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...