Persiapan Puasa untuk Lansia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Persiapan Puasa untuk Lansia

Sebentar lagi, umat muslim sedunia akan menjalankan ibadah puasa. Dari mulai anak-anak hingga lansia, semuanya ingin mengejar pahala dengan melakukan puasa yang wajib hukumnya di bulan Ramadhan. Bagi lansia, puasa merupakan tantangan tersendiri yang harus mereka jalani. pasalnya kekuatan organ tubuh lansia sudah tidak seperti orang yang masih muda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika seorang lansia ingin menjalankan ibadah puasa. Diantaranya:

Menu makanan

Makanan yang untuk lansia saat sahur membutuhkan perhatian khusus, terutama cairan yang masuk ke tubuh. Pasalnya cairan tubuh lansia sudah berkurang, jadi tidak heran jika mereka akan lebih sering merasa haus dibandingkan dengan orang muda. Maka dari itu, para lansia diharuskan untuk meminum air mineral dengan jumlah cukup minimal 1-2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas sebelum tidur. HIndari meminum teh atau kopi karena dapat merangsang pengeluaran urin yang menyebabkan hilangnya cairan tubuh. Usahakan untuk meminum jus buah saat berbuka atau di waktu menjelang tidur untuk menjaga jumlah cairan tubuh.

Hindari makanan berlemak dan berminyak saat sahur dan buka puasa. Makan makanan yang bergizi seimbang dan usahakan untuk mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan berserat tinggi seperti oat, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Hal ini disebabkan karena lansia kerap kali mengalami sembelit atau sulit mengeluarkan kotoran akibat pergerakan usus yang sudah melambat. Jangan menambah atau mengurangi porsi makan lansia saat puasa, karena pada dasarnya kebutuhan kalori lansia saat puasa sama seperti saat tidak berpuasa.

Waktu Makan

Para lansia diharuskan makan ketika sudah waktunya untuk makan. Walaupun mereka mengalami penurunan nafsu makan, para lansia harus tetap makan ketika waktu sahur dan berbuka tiba. Usahakan untuk makan tepat pada waktunya untuk mencegah kekurangan nutrisi dan cairan pada lansia. Jangan sampai menunda waktu berbuka atau melewatkan santap sahur.

Lakukan pemeriksaan kesehatan

Lansia dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan puasa Ramadhan. Kontrol ke dokter dan cukupi kebutuhan vitamin dan mineral dengan mengonsumsi suplemen jika perlu.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan lansia dalam melengkapi persiapan puasa. Jika Anda membutuhkan pengawasan atau saran medis mengenai perawatan untuk lansia dalam mengahadapi bulan Ramadhan, Anda bisa mendapatkannya dari perawat professional kami. Perawat professional kami akan senang hati membantu lansia dalam menjalani ibadah puasa jika diinginkan.   

Kunjungi MyNurz.com atau hubungi 021-2205-7505 / 0811-8199-119 untuk menemukan perawat, fisioterapis, terapis okupasi, dan terapis wicara sesuai kebutuhan Anda.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...