Philips Menginspirasi Pasien PPOK untuk Sembuh. Perlukah Pendampingan Perawat?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Philips Menginspirasi Pasien PPOK untuk Sembuh. Perlukah Pendampingan Perawat?

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) masuk dalam golongan penyakit yang mematikan. Sebanyak 210 juta orang di seluruh dunia diperkirakan menderita PPOK, namun hanya kurang dari setengahnya yang telah didiagnosis. Di Asia Pasifik, sebanyak 56,6 juta orang menderita PPOK ringan sampai berat. Diperkirakan akan menjadi penyebab kematian ke-3 tertinggi di dunia pada tahun 2020. PPOK merupakan salah satu penyakit yang paling umum, tidak terdiagnosis dengan baik, mengakibatkan kelemahan otot, dan mahal penanganannya. Dengan begitu, diperlukan adanya jasa perawat home care untuk menjaga pasien PPOK agar tetap aktif dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Bertepatan pada Hari PPOK Sedunia pada 21 November, Philips menginspirasi pasien PPOK dan perawat home care guna meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Menurut Prof. Faisal Yunus dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kebanyakan pasiennya datang sudah dengan keluhan, seperti sesak napas, gampang kehabisan napas saat naik-turun tangga, dan sudah dengan kecacatan. Selain itu, banyak juga yang beranggapan bahwa olahraga rutin atau kunjungan ke wilayah dengan udara bersih bisa mencegah penyakit paru, padahal ini tidak benar. Zat yang sudah terlanjur bertumpuk di paru karena asap rokok dan polusi udara, tidak akan hilang. Mereka yang sudah ada gejala dan makin parah  harus berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan perawatan khusus contoh dengan pendampingan perawat home care.

Baca juga : Jangan Titipkan Orang Tua ke Panti Jompo, Rawatlah Bersama Perawat Lansia di Rumah

Meskipun PPOK merupakan penyakit kronik yang tidak dapat disembuhkan, bukan berarti ini adalah penyakit yang melemahkan. Pasien akan tetap bisa hidup dengan baik meski mengidap PPOK asalkan patuh pada perawatan home care dan pengobatannya, sehingga mengurangi pemburukan penyakit.

Prof. Faisal Yunus juga menekankan masyarakat untuk menjauhi rokok, karena rokok merupakan penyebab utama dari PPOK. “Bila susah berhenti merokok, silahkan datang ke dokter paru untuk dipantau dan diberi obat yang benar, setelah itu harus rajin kontrol secara rutin. Begitu pula jika Anda bekerja di daerah rawan polusi, misalnya pabrik. Selalu gunakan masker, walau hal ini juga tidak terlalu melindungi.  Sebisa mungkin dan sering kontrol berobat. Ingat, tidak ada vitamin atau suplemen apa pun yang dapat mencegah PPOK.”

Selain Perawat Home Care, Dibutuhkan 5 Hal ini untuk Tetap Aktif Bagi Pasien PPOK

Dengan pendampingan perawat home care akan sangat membantu pasien PPOK dalam pemulihannya, namun diperlukan usaha dalam diri pasien PPOK untuk bisa hidup dengan baik dan tetap aktif. Berikut 5 hal yang harus dimiliki oleh pasien PPOK :

Memiliki pola pikir positif

Ubah pandangan Anda tentang penyakit dan pahami bahwa kunci untuk tetap aktif terletak pada setiap individu.

Tentukan tujuan Anda

Tanyakan pada diri Anda sendiri apa yang ingin dilakukan. Tetapkan tujuan jangka pendek dan panjang untuk diri Anda sendiri.

Olahraga dengan bijaksana

Olahraga dapat membantu memperkuat kelompok otot besar dan memperbaiki sirkulasi saluran napas. Berusahalah untuk meningkatkan kekuatan, ketahanan, dan fleksibilitas dengan membagi tugas ke bagian-bagian yang lebih kecil dan menjadwalkan waktu istirahat yang sering.

Pertahankan gaya hidup sehat

Pertahankan pola makan yang sehat dengan nutrisi yang tepat dan tidur yang cukup. Pola makan yang buruk dapat memperburuk gejala dan memengaruhi kemampuan untuk berolahraga.

Bersabar

Pahamilah bahwa proses membutuhkan waktu. Dengan olahraga dan pola makan yang sehat, kekuatan dan daya tahan Anda bisa pulih.

Baca juga : Ini Pentingnya Perawat Home Care Dibandingkan Caregiver

Philips Menginspirasi Pasien PPOK untuk Sembuh. Perlukah Pendampingan Perawat?

Pada Hari PPOK Sedunia tahun ini, setiap jam Philips akan mengunggah keberhasilan nyata pasien di seluruh dunia untuk memotivasi para penderita PPOK menghadapi tantangan pengelolaan PPOK mereka. Di Indonesia, Philips menghadirkan berbagai solusi untuk PPOK, yaitu Philips Nebulizer, Stationary and Mobile Oxygen Concentrator yang bisa dipindah dan dibawa dengan mudah, Dreamstation AVAPS (average volume-assured pressure support) yang secara otomatis dapat menyesuaikan dengan perkembangan penyakit dan berubah sesuai dengan kebutuhan pasien, serta ventilator Trilogy dari rumah sakit ke rumah.

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk penyakit PPOK, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...