Puasa Tetap Aman, Ini Manfaatnya Bagi Pasien Diabetes

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

Puasa Tetap Aman, Ini Manfaatnya Bagi Pasien Diabetes

Puasa diwajibkan bagi seluruh kaum Muslim, begitu juga kaum Muslim yang mengidap suatu penyakit, misalnya diabetes. Pasien diabetes tentu saja tidak bisa sembarangan dalam berpuasa.

Dan tak sedikit pasien diabetes yang melewatkan puasa  karena takut berimbas pada kadar gula darahnya. Padahal, jika dipelajari lebih dalam, banyak kebaikan yang didapat oleh pasien diabetes saat berpuasa. Apa saja manfaat puasa untuk penderita diabetes?

3 Manfaat Puasa Bagi Pasien Diabetes

Bagi para pasien diabetes, puasa merupakan sebuah tantangan tersendiri.

Berkurangnya asupan makanan, gula darah pun bisa menurun drastis. Jika Anda tidak makan, tingkat gula darah Anda akan turun di bawah kisaran normal, kondisi ini bisa menyebabkan hipoglikemia.

Hal ini juga berlaku pada pasien diabetes yang terlalu banyak makan saat berbuka puasa. Bisa-bisa, kebiasaan ini akan membuat gula darah melonjak tinggi melebihi kisaran normal. Jadilah hiperglikemia.

Meski ada beberapa risiko, puasa tetap membawa manfaat untuk pasien diabetes. Sebelum memutuskan puasa atau tidak, pahami terlebih dulu apa saja manfaat puasa untuk pengidap diabetes.

Baca juga : Cegah Lansia Sakit Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Mengurangi ketergantungan terhadap obat

Seperti dilansir dari laman WebMD, terdapat sebuah penelitian kecil yang dilakukan terhadap 3 orang pengidap diabetes tipe 2 selama 10-25 tahun. Dalam penelitian ini, mereka diminta berpuasa selama 3 hari dalam seminggu dan kadang setiap hari. Tentu saja hal ini dilakukan dibawah pengawasan dokter.

Setelah sebulan, ketiga orang tersebut mampu mengurangi ketergantungan terhadap pengobatan insulin, bahkan berhenti total. Kurang dari setahun, mereka berhasil menghentikan pengobatan diabetes.

Dari penelitian tersebut dapat dilihat bahwa manfaat puasa untuk penderita diabetes salah satunya adalah mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan.

Akan tetapi, tentu saja diperlukan penelitian-penelitian lain yang lebih menjanjikan mengenai hal tersebut. Terutama penelitian mengenai apakah kondisi ini hanya bertahan sebentar atau justru bisa berlangsung selamanya.

Glukosa lebih teratur

Ketika Anda sudah berpuasa selama 8 jam, tubuh mengalami banyak perubahan. Perubahan yang paling besar adalah saat menggunakan serta mengolah energi yang akan digunakan.

Pada awalnya, tubuh memang menggunakan glukosa sebagai energi utama. Namun, ketika gula tersebut habis, tubuh akan mulai memecah cadangan lemak untuk dijadikan energi. Jika lemak terus-terusan digunakan sebagai energi, bukan tidak mungkin berat badan Anda akan menurun.

Penurunan berat badan ini bisa memengaruhi kerja tubuh dalam mengatur kadar gula darah, kolesterol darah, hingga tekanan darah.

Itu sebabnya, puasa diketahui memiliki manfaat sebagai salah satu cara mengendalikan kadar gula darah.

Baca juga : Kurang Tidur Saat Bulan Ramadhan? Berikut Cara Tidur Pulas Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Menjaga kesehatan organ-organ tubuh

Selain mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan, manfaat puasa juga bisa membawa pengaruh baik pada sebagian besar organ tubuh Anda, termasuk untuk orang diabetes.

Pada umumnya, tubuh Anda menyimpan glukosa untuk berjaga-jaga. Glukosa simpanan ini disebut glikogen yang tersimpan di hati Anda. Glikogen membutuhkan waktu sekitar 12 jam untuk digunakan.

Apabila Anda berhenti makan dalam waktu yang cukup panjang, tubuh akan mulai membakar lemak sebagai pengganti glikogen tadi.

Pembakaran lemak ini menghasilkan energi dan mengistirahatkan hati dan pankreas Anda. Hati dan pankreas adalah kedua organ tubuh yang bertugas untuk memproduksi insulin sebagai hormon pengatur gula darah.

Meningkatkan kedisiplinan

Pada saat menjalankan puasa, Anda hanya diperbolehkan makan dan minum 2 kali, yaitu saat sahur dan berbuka. Pola makan dan konsumsi obat yang lebih teratur inilah yang membuat Anda lebih disiplin daripada hari-hari biasanya. Dengan begitu, kontrol gula darah bisa menjadi lebih baik.

perawatan diabetes

Jika Anda membutuhkan layanan kesehatan home care khusus untuk perawatan diabetes, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...