Terapi Wicara Pada Anak

Apa Yang Perlu Diketahui Tentang Terapi Wicara Pada Anak

Konsultasi Untuk Mendapatkan Program Terapi Wicara Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Anak Anda

 

Call Us : 021-2789 9963

Klik Disini Untuk Konsultasi Gratis

 

Jika anak Anda memiliki ketidak mampuan berbicara yang meliputi kesulitan mengucapkan kata-kata, terapi wicara dapat membantu meningkatkan perkembangan bahasa, komunikasi, dan keterampilan bahasa pragmatis. Seorang terapis wicara dapat membantu anak-anak dengan berbagai jenis kesulitan bicara serta masalah bahasa seperti disleksia dan dyspraxia. Terapis wicara memiliki setidaknya memiliki lisensi untuk melatih pasien.

Terapi wicara adalah layanan intervensi yang mempunyai fokus pelatihan untuk meningkatkan kemampuan bicara dan kemampuan anak dalam memahami dan mengekspresikan bahasa, termasuk bahasa nonverbal. Dengan kata lain, terapi wicara dapat meningkatkan keterampilan komunikasi pada anak-anak dengan masalah bahasa.

Jika anak Anda kesulitan membaca dan mengeja, terapi wicara mungkin bukan jawaban. Banyak orang berpikir bahwa terapis wicara hanya bekerja dengan orang yang kesulitan membuat suara tertentu (artikulasi) atau yang memiliki gagap.

Terapis wicara memang menangani masalah wicara itu. Tetapi mereka juga membantu anak-anak dengan masalah lain dengan bahasa lisan dan tulisan, seperti disleksia, dyspraxia, dan gangguan proses pendengaran. Faktanya, terapis wicara lebih tepat disebut ahli patologi wicara-bahasa.

Kapan kah diperlukan Terapi Wicara Pada Anak?

Apakah Anak Saya Membutuhkan Terapi Bicara?. Beberapa anak membutuhkan terapi wicara karena perkembangan balita tidak sesuai dengan umurnya. Keterlambatan bicara ini bisa menjadi indikator perlunya anak untuk melakukan terapi latihan bicara se dini mungkin.

Ada juga anak mungkin memiliki pelafalan yang sangat baik dan bahkan mungkin dapat membaca dan mengenali huruf pada usia dini, tetapi mereka mungkin memerlukan terapi wicara untuk meningkatkan bahasa “pragmatis”, atau proses menggunakan bahasa tubuh dan verbal secara tepat dalam situasi sosial untuk keperluan sehari-hari seperti membuat permintaan, melakukan percakapan, dan berteman.

Alasan lain anak-anak mungkin memerlukan terapi wicara termasuk kondisi medis seperti cedera otak atau infeksi yang telah mempengaruhi kemampuan mereka untuk berkomunikasi dan kecacatan yang dapat diidentifikasi seperti sindrom Down. Layanan sering dimulai pada usia muda dan berlanjut ketika anak-anak masuk sekolah dan mulai berkomunikasi dengan bahasa tertulis.

 

Klik Disini Untuk Konsultasi Gratis

 

Selain membutuhkan terapi wicara, anak terkadang juga membutuhkan terapi okupasi.

Kapan kah diperlukan Terapi Okupasi Pada Anak?

Terapi okupasi adalah profesi unik yang menilai, merancang, dan melaksanakan rencana perawatan untuk anak-anak yang memiliki kebutuhan fisik, emosi, sosial, dan sensorik. Tujuan utama seorang terapis okupasi adalah kemandirian dalam melakukan semua aktivitas kehidupan sehari-hari.

Terapi okupasi bagi anak  bermanfaat sangat besar pada anak dengan gangguan spektrum Autisme. Tujuan dari terapi okupasi bagi anak dengan gangguan spektrum autisme adalah untuk memperbaiki kualitas hidupnya, baik di rumah maupun di sekolah.

  • Integrasi sensorik, agar anak dapat bereaksi terhadap cahaya, suara, sentuhan, bau-bauan, dan masukan sensorik lainnya.
  • Mendorong anak untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan bermain.
  • Membantu anak beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan perubahan fase kehidupan.
  • Mengembangkan teknik alternatif untuk mengakali disablitas.

Terapi okupasi pada anak-anak dibutuhkan juga bagi anak yang mengidap kondisi tertentu, seperti:

  • Cerebral palsy, kelainan yang memengaruhi otot, saraf, gerakan, dan kemampuan motorik seseorang untuk bergerak secara terkoordinasi dan terarah.
  • Sindrom Down, yaitu kondisi genetik yang menyebabkan gangguan belajar dan ciri fisik tertentu.
  • Dyspraxia, yaitu gangguan kemampuan motorik berupa gangguan koordinasi otak, mat, dan otot anggota gerak untuk melakukan kegiatan seperti berlari, melompat, atau menggunting.
  • Gangguan perkembangan yang membuat anak kesulitan memproses informasi dan berkomunikasi dengan orang lain.
  • Spina bifida, cacat lahir yang memengaruhi perkembangan tulang belakang dan sistem saraf.

 

Klik Disini: 0811 1929 119