Tips Aman Lansia Bersepeda

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Tips Aman Lansia Bersepeda

Bukan hanya di kalangan muda saja, lansia juga perlu berolahraga untuk menjaga kesehatan. Jenis olahraga yang dipilih tentu harus disesuaikan dengan kemampuan tubuh lansia mengingat kondisinya tidak lagi sekuat dulu. Bersepeda bisa menjadi solusinya, tapi Anda tetap perlu menerapkan tips bersepeda bagi lansia agar kegiatan ini bisa dilakukan dengan aman.

Baca juga : Pencegahan Diabetes Kronis Pada Lansia, Panggil Jasa Perawat Untuk Mendampingi

Manfaat Bersepeda Bagi Lansia

Bersepeda termasuk dalam olahraga aerobik yang baik untuk jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Olahraga ini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, termasuk menjaga kesehatan sistem peredaran darah, meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot, memperbaiki postur dan keseimbangan tubuh, memperkuat tulang, serta memangkas lemak.

Dibandingkan jenis olahraga lain, bersepeda relatif lebih mudah dilakukan oleh lansia. Selain itu, bersepeda juga memiliki keunggulan seperti :

  • Rendahnya risiko cedera
  • Dapat dilakukan dengan berbagai intensitas, dari ringan hingga berat
  • Melatih seluruh otot tubuh
  • Dapat meningkatkan kekuatan, stamina, dan kebugaran

Tips Bersepeda Bagi Lansia Pemula

Menjalani rutinitas bersepeda sedini mungkin tentu lebih baik dibandingkan dengan memulainya saat berusia lanjut. Namun, bukan berarti bahwa lansia tidak memiliki kesempatan untuk menjalani hidup sehat. Anda masih bisa memperoleh manfaat bersepeda walaupun baru memulainya pada usia 50, 60, bahkan 70 tahun.

Tips pertama bagi Anda yang mulai bersepeda pada usia 50 tahun adalah tetap aktif bergerak. Semakin sering Anda bergerak, semakin lentur otot Anda. Otot yang lentur akan menghindarkan Anda dari risiko cedera atau keseleo. Anda juga bisa melakukan olahraga ringan seperti yoga dan pilates untuk mengoptimalkan manfaatnya.

Sementara itu, lansia yang mulai bersepeda pada usia 60 tahun perlu lebih berhati-hati dalam menjalankan rutinitas ini. Salah satu tips yang disarankan agar kegiatan bersepeda tetap aman adalah dengan memodifikasi sepeda sesuai kebutuhan Anda. Jangan lupa untuk terus memantau tekanan darah secara rutin, khususnya bila Anda meningkatkan intensitas bersepeda.

Kondisi tubuh lansia berusia 60 tahun ke atas tentu berbeda dengan seseorang berusia 40-50 tahun. Alih-alih menjalani latihan intensitas berat dalam jangka panjang, Anda bisa memulainya dengan bersepeda ringan sejauh beberapa kilometer.

Baca juga : Hipertensi Memicu Penyakit Jantung, Panggil Perawat Lansia untuk Dampingi Orang Tua

Persiapan Lansia Bersepeda

Sebelum mulai bersepeda, pastikan bahwa Anda sudah memenuhi semua persiapan yang dibutuhkan. Persiapkan tubuh Anda dengan membiasakan diri aktif bergerak, lengkapi peralatan yang dibutuhkan untuk bersepeda, dan periksakan diri Anda ke dokter bila terdapat kondisi kesehatan yang menjadi pertimbangan.

Berikut persiapan yang harus dilakukan oleh lansia saat ingin bersepeda :

  1. Menggunakan helm, pelindung siku, dan pelindung lutut
  2. Mengatur posisi jok sepeda senyaman mungkin untuk mengurangi risiko nyeri punggung dan pinggang
  3. Menggunakan sepeda dengan kondisi yang baik
  4. Menggunakan pakaian dengan warna yang mudah dilihat oleh pejalan kaki
  5. Memasang kaca spion kecil pada stang sepeda untuk meningkatkan kewaspadaan
  6. Membawa air minum selama bersepeda
  7. Bersepeda sesuai jalurnya dan mematuhi rambu lalu lintas saat melintasi jalan raya
  8. Beristirahat saat diperlukan dan tidak memaksakan diri

Jika Anda membutuhkan layanan home care, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...