Tips Bangun Komunikasi Efektif Antara Perawat Lansia dengan Pasien Orang Tua

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

Tips Bangun Komunikasi Efektif Antara Perawat Lansia dengan Pasien Orang Tua

Ketika merawat pasien orang tua, perawat lansia memerlukan perhatian khusus. Pasien orang tua mungkin memiliki beberapa kondisi, seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, demensia, atau penyakit Alzheimer. Selain itu, perawat lansia harus sabar dengan pasien orang tua yang sensitif.

Ketika merawat orang tua, penting untuk tidak membuat asumsi tentang kemampuan pasien dan meluangkan waktu untuk memahami kondisi dan keadaan tubuh. Berikut 10 tips untuk Anda perawat lansia agar komunikasi sehari-hari berjalan dengan efektif.

Baca juga : Perawat Lansia Untuk Dampingi Orang Tua Dengan Penyakit Jantung

Mulailah dengan bahasa tubuh yang tepat

Posisi duduk tepat di seberang pasien meningkatkan perhatian dan memberi kesan bahwa Anda sebagai perawat lansia telah fokus pada pasien. Selain itu, menjaga kontak mata pada pasien khususnya orang tua juga penting, karena pasien akan merasa diperhatikan sepenuhnya.

Latihan kesabaran

Perawat lansia harus melatih kesabaran ketika merawat pasien yang sudah tua. Terkadang, perawat lansia harus mengulang pembicaraan beberapa kali sebelum pasien memahami pesannya sepenuhnya. Jika berkomunikasi membutuhkan terlalu banyak pengulangan, perawat lansia harus memperlambat pembicaraan dan berbicara lebih jelas sampai orang tua dapat mengerti. Pasien yang lebih tua juga dapat memakan waktu lebih lama untuk bereaksi selama percakapan dibandingkan pasien dengan usia yang masih muda.

Tunjukkan rasa hormat

Perawat lansia harus mengerti bahwa orang tua memiliki banyak kemauan dan perbedaan pendapat tentang suatu hal. Sangat penting bagi orang tua untuk dihormati dan dihargai oleh perawat lansia selama di rumah.

Baca juga : Cari Perawat Lansia Terpercaya? Begini Caranya

Menjadi Pendengar yang Baik

Ketika merawat orang tua, penting untuk secara aktif perawat lansia mendengarkan pembicaraan pasien orang tua. Perawat lansia juga harus menggunakan bahasa tubuh, seperti mengangguk untuk mengakui atau mengiyakan dengan apa yang dikomunikasikan pasien orang tua. Jika Anda sebagai perawat lansia tidak memahami apa yang pasien katakan, Anda harus mengajukan pertanyaan untuk mengklarifikasi.

Bangun kenyamanan

Kenyamanan sangat penting bagi pasien orang tua dan anggota keluarga. Menjaga kenyamanan untuk pasien orang tua memerlukan tantangan tersendiri, terutama bagi orang tua yang memiliki banyak penyakit. Perawat lansia dapat memberikan kenyamanan pada pasien dengan gerakan sederhana, seperti menawarkan selimut atau sweater jika orang tua kedinginan.

Jika Anda membutuhkan layanan perawat lansia di rumah, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...