Tips Memilih Vitamin Untuk Lansia

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Tips Memilih Vitamin Untuk Lansia

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan bahwa kebanyakan orang menganggap suplemen multivitamin bagus untuk tubuh akan tetapi banyak orang tidak menyadari bahwa dalam makanan yang kita asup sudah tersedia cukup vitamin dan mineral. Bahkan makanan dan minuman dalam kemasan, termasuk yang tergolong junk food juga sering diperkaya dengan nutrisi sebagai nilai tambah. Karena itu risikonya untuk menderita kelebihan vitamin menjadi sangat besar jika kita masih menambahnya dengan berbagai suplemen vitamin.

Pada dasarnya belum ada bukti ilmiah yang kuat mengenai khasiat multivitamin dalam menurunkan risiko kanker, penyakit jantung, atau penyakit kronik lainnya. Memenuhi kekurangan vitamin atau mineral agar mencukupi kebutuhan harian berbeda dengan menambahkan melebihi kadar yang direkomendasikan.

Cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin adalah mengonsumsi makanan yang secara alami mengandung vitamin. Bila kita mendapatkan vitamin dari bahan pangan alami, jarang seksli akan terjadi kelebihan vitamin atau mineral.

Memilih vitamin untuk lansia

Memang ada beberapa kelompok individu yang memerlukan suplementasi, yakni:

  1. Wanita pasca menopause yang memerlukan vitamin D dan kalsium untuk melindungi tulang.
  2. Wanita yang merencanakan kehamilan memerlukan folat untuk mencegah cacat lahir.
  3. Orang berusia di atas 50 tahun dan menganut vegetarian memerlukan vitamin B12.
  4. Ibu hamil memerlukan tambahan zat besi.
  5. Ibu yang menyusui mungkin memerlukan kalsium dan vit D.

Berikut adalah tips aman mengonsumsi suplemen:

  • Buatlah sederhana. Makin banyak kandungan yang terdapat dalam suplemen kombo, makin besar kemungkinannya jumlahnya tidak tepat.
  • Menurut para ahli dari The Office of Dietary Suplemen, bila memungkinkan pilih suplemen kombo yang spesifik dengan usia dan jenis kelamin Anda. Multivitamin biasanya mengandung sedikit zat besi dan vitamin untuk orang lanjut usia biasanya mengandung lebih banyak kalsium dan vitamin D.
  • Konsumsi vitamin D saat makan malam. Studi menunjukkan penyerapan nutrisi ini jauh lebih baik bila dikonsumsi bersama makan besar dan lebih banyak lemak.
  • Waspada suplemen vitamin K karena bisa mempercepat penyumbatan pembuluh darah dan bisa mengganggu obat-obatan penyakit jantung dan pengencer darah.
  • Perokok dan mantan perokok disarankan menghindari multivitamin yang mengandung beta karoten atau vitamin A. Dua studi ilmiah menunjukkan vitamin ini meningkatkan risiko kanker paru.
  • Untuk pasien kanker, vitamin C dan E akan mengurangi efektivitas kemoterapi.
  • Orang yang akan melakukan tindakan operasi harus memberitahu dokternya jika mengonsumsi suplemen vitamin karena beberapa jenis vitamin bisa menyebabkan perdarahan dan mengganggu anestesi.

 

Kunjungi MyNurz.Com untuk menemukan Perawat lansia, Fisioterapis, Terapis Wicara & Terapis Okupasi.

Email: Support@MyNurz.com

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...