Tips Merawat Lansia di Bulan Puasa

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Tips-Merawat-Lansia-di-Bulan-Puasa

Selama bulan puasa kesehatan tubuh harus tetap dijaga, apalagi bagi orang yang sudah lanjut usia. Puasa bagi lansia membutuhkan kekuatan ekstra, pasalnya organ tubuh mereka sudah tidak lagi ‘muda’. Di usia mereka yang sudah tua, para lansia sering mengalami keluhan di bagian pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar. Hal ini dikarenakan saluran pencernaan lansia mengalami pelambatan dalam mencerna makanan. Selain itu juga sistem imun yang sudah melemah membuat lansia rentan terkena penyakit saat mereka berpuasa.

Jika Anda memiliki orang tua yang ikut menjalani ibadah puasa, tentunya Anda ingin mereka tetap sehat, bukan? Maka dari itu, penting bagi Anda untuk membantu mempertahankan kesehatan orang tua Anda tercinta. Berikut ini ada beberapa tips untuk Anda menjaga kesehatan orang tua selama puasa.

Perhatikan menu makanan saat berbuka puasa dan sahur

Makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa merupakan salah satu komponen penting untuk menunjang kesehatan lansia saat berpuasa. Hindari makan karbohidrat secara berlebihan dan jauhi makanan berlemak karena makanan tersebut lama dicerna dalam tubuh saat sahur. Hal ini bisa menimbulkan berbagai macam penyakit pada lansia. Berikan menu sahur yang bervariasi dan bergizi agar orang tua Anda semangat untuk makan sahur dan tetap terjaga kesehatannya selama berpuasa. (Baca: Menu Sahur Terbaik untuk Lansia)

Saat waktu berbuka puasa sudah tiba, usahakan makan makanan yang tidak berat terlebih dahulu. Konsumsi kurma bisa menjaga vitalitas para lansia, jadi baik untuk kesehatan. Selain itu batasi konsumsi minuman yang manis-manis. Agar tidak jenuh, berikan pula menu bervariasi untuk takjil berbuka puasa, tapi jangan lupa, harus sehat juga, ya! (Baca: Menu Buka Puasa Terbaik untuk Lansia)

Cairan yang masuk ke dalam tubuh lansia saat berpuasa juga harus diperhatikan. Pasalnya cairan tubuh lansia sudah berkurang, jadi mereka akan lebih sering merasa haus dibandingkan kita. Maka dari itu minta orang tua Anda untuk minum air 1-2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas sebelum tidur.

Ingatkan orang tua Anda untuk makan saat waktunya telah tiba

Ingatkan orang tua Anda saat waktu berbuka puasa sudah tiba, jangan sampai terlambat. Hal ini bermaksud untuk menjaga agar orang tua Anda tidak kekurangan nutrisi dan cairan setelah berpuasa. Begitu juga saat sahur, para lansia yang ingin berpuasa tidak disarankan melewati makan sahur. Walaupun nafsu makan mungkin tidak ada saat sahur, tetap harus makan sahur. Jika ada obat-obatan yang harus dikonsumsi selama bulan puasa, sebaiknya diminum saat berbuka dan sahur.

Ajak orang tua Anda berolahraga ringan di sore hari

Olahraga ringan hari bisa membantu melancarkan proses peredaran darah. Lakukan secara rutin di sore hari sambil menunggu waktu berbuka.

Monitor gula darah mereka

Jika orang tua Anda memiliki riwayat diabetes, jangan biarkan mereka makan makanan yang manis-manis tanpa pengawasan dokter.

Itu dia beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mendukung ibadah puasa orang tua. Jika Anda tidak bisa membantu mereka karena kesibukan Anda, minta bantuan perawat yang berlisensi untuk merawat dan membantu mereka menjalani ibadah puasa. (Temukan perawatnya di sini)

Kunjungi MyNurz.com atau hubungi 021-2205-7505 / 0811-8199-119 untuk menemukan perawat, fisioterapis, terapis okupasi, dan terapis wicara sesuai kebutuhan Anda.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...