Video Dokter Gendong Bayi Viral, Ini Tips Menggedong Bayi yang Benar

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

Video Dokter Gendong Bayi Viral, Ini Tips Menggedong Bayi yang Benar

Pada umumnya para orang tua, terutama yang masih baru menyandang peran baru itu disarankan untuk sangat berhati-hati saat memegang dan menggendong bayi. Tapi dokter yang videonya sempat viral pada akun Twitter @ashilafebrina, ia tampak santai dan luwes menggendong dan mengayun-ayun bayi ke samping hingga belakang tubuhnya.

Uniknya, bayi mungil itu juga tampak anteng dan nyaman. Dokter Spesialis Obgyn Konsultan Fetomaternal Brawijaya Hospital Antasari, Dr. dr. Ali Sungkar, SpOG (K) mengaku, caranya saat memegang dan menggendong bayi itu sudah tepat, berdasarkan ilmu yang ia sudah pelajari selama bertahun-tahun. Karenanya, ia tak menyarankan sembarang orang, terlebih tanpa pengetahuan untuk melakukannya.

Baca juga : Kenali Bidan Doula Untuk Perawatan Ibu Hamil

Cara Menggendong Bayi Sesuai dengan Bentuk Fisiologis Bayi

Menurut dr. Ali, cara menggendongnya sudah sesuai dengan bentuk fisiologis bayi tatkala masih berada di dalam rahim. Ia menyebut gendongannya harus benar-benar fokus pada pegangan yang aman, tepatnya dalam hal memegang bagian kaki, menahan dada, dan punggung bayi.

Pegangan sang dokter kokoh dan stabil. Ini terlihat karena telah menyokong bagian paling rentan dari tubuh bayi, yakni tulang punggung dan leher. Kedua bagian yang paling rentan ini tetap berada dalam kondisi yang aman. Gerakan mengayun yang dilakukan dr. Ali mampu merangsang keseimbangan motorik pada tubuh sang bayi.

Baca juga : Ini Keuntungan Menjalankan Program Kehamilan Bersama Bidan

Tips Menggendong Bayi yang Baru Lahir

Pakar kesehatan menyebut menggendong bayi yang baru lahir bisa membuat ikatan batin antara orang tua dan anak menjadi semakin erat. Saat melakukannya, kita harus memerhatikan topangan pada bagian kepala dan leher karena bagian ini belum benar-benar kuat.

Berikut adalah beberapa cara atau tips menggendong bayi baru lahir:

Menimangnya

Jika kita ingin menimang bayi, kita harus menempatkan salah satu lengan kita di bawah leher dan kepalanya. Sementara itu, tangan yang lain ditempatkan di bagian pantat. Posisikan agar bayi berada dalam kondisi yang nyaman dan ayunkan bayi secara perlahan sambil menatap matanya.

Menggendong sambil memeluknya

Setelah ibu selesai menyusui, sebaiknya segera menggendong sambil memeluknya. Caranya adalah dengan mengangkat kepala dan bagian belakang leher dengan satu tangan dan tangan lainnya menyangga bagian pantat. Posisikan agar kepala bayi berada di antara dada dan bahu agar bisa merasakan kehangatan pelukan orang tuanya.

Menggendong bayi yang berada dalam posisi tengkurap

Jika bayi berada dalam kondisi rewel, kita bisa menggendongnya dengan posisi tengkurap. Leher dan kepala bayi ditempatkan pada lengan bagian dalam. Pada bagian telapak tangan diposisikan untuk menopang kakinya. Kita juga bisa mengusap atau menepuk punggung bayi agar membuatnya nyaman dan bisa bersendawa.

Menggendong bayi untuk menyusui

Gerakan menggendong bayi baru lahir ini mirip dengan menimang bayi. Perlu diperhatikan posisi kepala bayi ditempatkan ke payudara ibu agar bisa menyusu. Lakukan juga dengan perlahan dan hati-hati.

Jika Anda membutuhkan layanan home care, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...