Waspada! Pekerja Kantoran Rentan Terkena Stroke

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

Waspada! Pekerja Kantoran Rentan Terkena Stroke

Pekerja kantoran disebut lebih rentan terkena penyakit stroke. Sehingga mereka perlu lebih aktif menjaga kesehatan dengan mengedepankan pola hidup sehat.

Banyak pekerja kantoran yang mengaplikasikan gaya hidup yang menjadikan mereka lebih rentan mengalami stroke. Misalnya, makan makanan yang kurang bergizi atau makanan tidak sehat, kebiasaan merokok, malas berolahraga, dan sebagainya. Seringnya, kesibukan kantor dijadikan alasan gaya hidup tak sehat mereka.

Stres, utamanya dalam pekerjaan, juga sering kali dianggap memiliki peran sebagai faktor risiko stroke. Terdapat dua aspek dari pekerjaan yang membuat stres yaitu tuntutan pekerjaan secara psikologis misalnya jam kerja, tekanan di tempat kerja, beban mental, dan tingkat tanggung jawab pekerja, serta kontrol pekerjaan dengan contoh kasus saat Anda harus mengambil keputusan-keputusan pekerjaan. Dua aspek tersebut rentan dengan timbulnya penyakit stroke.

Baca juga : 6 Layanan Home Care untuk Lansia Stroke

Waspada! Pekerja Kantoran Rentan Terkena Stroke

Penyebab Stroke

Sebuah penelitian dari Harvard University, Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa saat seseorang mengalami stres, area otak tertentu (yaitu amigdala) akan memberikan sinyal kepada sumsum tulang untuk memproduksi lebih banyak sel darah putih. Selanjutnya, sel ini dapat menyebabkan peradangan dan sumbatan pada pembuluh darah. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sumbatan pembuluh darah adalah salah satu penyebab stroke.

Walaupun saat ini stres belum diakui sebagai faktor risiko stroke, tapi hasil penelitian di atas cukup menjelaskan. Jadi, mengatasi stres di tempat kerja merupakan salah satu langkah yang bisa Anda lakukan untuk menangkal stroke. Tak hanya itu, keadaan mental yang sehat bebas stres juga tentunya akan membuat Anda lebih bahagia.

Pekerja kantoran sebagian besar memiliki pola perilaku yang minim aktivitas fisik. Biasanya, mereka yang mengadaptasi gaya hidup ini adalah pekerja kantoran yang hampir setiap hari menghabiskan waktunya di balik meja kerja, memandangi layar komputer atau laptop. Tak hanya itu, perjalanan menuju kantor dan pulang ke rumah pun ditempuh dengan transportasi umum atau kendaraan pribadi, yang artinya Anda akan duduk sepanjang jalan. Sesampainya di rumah, Anda sudah terlanjur capek dan lebih memilih untuk beristirahat dan bermalas-malasan untuk melepas lelah.

Kurang atau malas bergerak adalah kebiasaan yang para pekerja kantoran harus segera diubah. Lewat sebuah studi yang dilakukan oleh Aerobics Research Center di AS, aktivitas fisik mampu mengurangi risiko stroke pada pria hingga 60 persen. Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal medis “Nurses’ Health Study” membuktikan, wanita yang cukup bergerak atau melakukan aktivitas fisik memiliki peluang terhindar dari stroke dan serangan jantung hingga 50 persen. Inilah mengapa pekerja kantoran yang terlalu sering duduk bekerja atau bermalas-malasan di depan layar komputer memiliki risiko cukup besar mengalami stroke.

Lebih parahnya lagi, jika gaya hidup ini disertai pola makan tidak seimbang dan kebiasaan tak sehat lainnya seperti merokok dan/atau minum minuman beralkohol, Anda pun makin berisiko mengalami lebih banyak masalah kesehatan.

Baca juga : Kembalikan Kualitas Hidup dengan Terapi Fisik untuk Pasien Pasca Stroke

Gejala dan Perawatan Penyakit Stroke

Ketahui gejala-gejala stroke yang bisa terjadi pada diri Anda selama bekerja yaitu sakit kepala secara tiba-tiba, kehilangan keseimbangan, bermasalah dengan berjalan, mudah lelah, kehilangan kesadaran atau koma, vertigo dan pusing, penglihatan yang buram dan menghitam, serta mati rasa pada satu sisi bagian tubuh di wajah, tangan, dan kaki, selain itu juga adanya masalah dengan berbicara dan pendengaran. Gejala-gejala stroke tersebut juga dialami oleh pesinetron Fahmi Bo yang saat ini sudah 2 bulan terserang penyakit stroke.

Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera konsultasikan perawatan kesehatan melalui telp (021) 2789 9963 atau Whatsapp di no 0811 1929 119 atau kunjungi website  www.mynurz.com. Banyak terdapat program perawatan home care seperti program perawatan pasca stroke, program perawatan kanker, program perawatan diabetes, program perawatan luka pasca operasi, program perawatan travel nurse dan program perawatan home visit.

MyNurz merupakan layanan kesehatan home care secara online untuk menyediakan perawat medis 24 jam, terapi fisik / fisioterapi, terapis okupasi dan terapis wicara yang bisa datang ke rumah. Dengan layanan rawat pasien di rumah, Anda merasa nyaman saat berkumpul di rumah dengan keluarga dan tetap mendapat perawatan dari jasa perawat homecare profesional. #BerkatDia

Facebooktwitterredditpinterestlinkedintumblrmail

You may also like...